RINARTI, - (2025) ANALISIS TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN OLEH INDUK PERUSAHAAN TERHADAP ANAK PERUSAHAAN MENURUT PASAL 74 UNDANG-UNDANG NOMOR 40 TAHUN 2007 TENTANG PERSEROAN TERBATAS. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGRI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
|
Text (BAB GABUNGAN)
ilovepdf_merged-1_removed - Bungaa Lili.pdf - Published Version Download (2MB) | Preview |
|
|
Text (BAB HASIL)
ilovepdf_merged-1-50-77 - Bungaa Lili.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (515kB) |
||
|
Text (SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI)
pernyataan - Bungaa Lili.pdf - Published Version Download (386kB) | Preview |
Abstract
ABSTRAK Rinarti (2025): Analisis Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan oleh Induk Perusahaan terhadap Anak Perusahaan Menurut Pasal 74 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) oleh induk perusahaan terhadap anak perusahaan berdasarkan Pasal 74 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (UUPT). Fokus penelitian mencakup dua aspek utama: (1) tanggung jawab induk perusahaan dalam memastikan pelaksanaan TJSL oleh anak perusahaan, dan (2) kedudukan hukum anak perusahaan dalam struktur korporasi terkait kewajiban TJSL. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan analisis konseptual. Data dikumpulkan melalui studi literatur terhadap UUPT, Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2012, serta doktrin hukum seperti piercing the corporate veil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun anak perusahaan merupakan entitas hukum terpisah separate legal entity, induk perusahaan dapat dimintai pertanggungjawaban atas pelanggaran TJSL oleh anak perusahaan jika terbukti adanya pengendalian sepihak atau penyalahgunaan badan hukum. Pasal 74 UUPT mewajibkan perusahaan di bidang sumber daya alam (SDA) untuk melaksanakan TJSL, namun ketidakjelasan parameter pelaksanaan dalam PP No. 47/2012 menimbulkan tantangan implementasi, terutama dalam struktur grup perusahaan. Kesimpulan penelitian ini menggarisbawahi perlunya reformasi regulasi untuk mempertegas standar TJSL, akuntabilitas induk perusahaan, dan mekanisme pengawasan multi-stakeholder. Saran yang diajukan antara lain revisi Pasal 74 UUPT, pengembangan kebijakan TJSL terpadu oleh induk perusahaan, serta insentif fiskal bagi perusahaan yang patuh. Penelitian ini memberikan kontribusi akademis dalam memperkaya diskusi tentang tanggung jawab korporasi dalam konteks hukum Indonesia, sekaligus menjadi referensi bagi pengembangan regulasi TJSL yang lebih efektif. Kata Kunci : Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), perusahaan, Pasal 74 UUPT, piercing the corporate veil.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 000 Karya Umum | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Ilmu Hukum | ||||||||||||
| Depositing User: | Mr Eko Syahputra | ||||||||||||
| Date Deposited: | 05 Nov 2025 08:27 | ||||||||||||
| Last Modified: | 05 Nov 2025 08:27 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/91789 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
