IRMA HAYA HARAHAP, - (2025) PELAKSANAAN PEMENUHAN HAK PELAYANAN KESEHATAN WARGA BINAAN PEREMPUAN DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN PEREMPUAN KELAS II A KOTA PEKANBARU. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
|
Text (Bab Gabungan)
BAB GABUNGAN - IRMA HAYA HARAHAP Ilmu Hukum S1.pdf - Published Version Download (3MB) | Preview |
|
|
Text (Bab Hasil)
BAB IV - IRMA HAYA HARAHAP Ilmu Hukum S1.pdf - Published Version Download (632kB) | Preview |
|
|
Text (Pernyataan)
Surat pernyataan publikasi irma - IRMA HAYA HARAHAP Ilmu Hukum S1.pdf - Published Version Download (513kB) | Preview |
Abstract
Dalam Lembaga pemasyarakatan tentu saja memiliki perbedaan dalam hal pelayanan kesehatan warga binaan lelaki dengan warga binaan perempuan yang memiliki kebutuhan yang lebih spesifik, seperti pelayanan kesehatan reproduksi serta fasilitas bagi ibu hamil dan menyusui. Hak atas kesehatan merupakan hal yang paling penting bagi warga binaan perempuan dan merupakan faktor yang penting bagi keberlangsungan hidup manusia. Hal ini ditegaskan dalam Peraturan Pemerintah No 32 Tahun 1999 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan,, yang menyatakan bahwa warga binaan berhak mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak. Namun,dalam pelaksanaannya masih banyak menghadapi tantangan dalam memenuhi hak tersebut. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pelaksanaan hak pelayanan kesehatan serta apa saja hambatan dalam pelaksanaan hak tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis sosiologis, dengan pengumpulan data melalui wawancara,studi pustaka dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif untuk mendapatkan pemahaman mendalam mengenai kondisi pelayanan kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan hak pelayanan kesehatan berdasarkan dengan Pasal 16 Peraturan pemerintah No 32 tahun 1999 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan yang memuat beberapa aturan khususnya yang mengatur kewajiban pemeriksaan kesehatan bulanan, pemeriksaan apabila ada keluhan kesehatan, serta penanganan khusus apabila ditemukan penyakit menular. Dari beberapa aturan tersebut mengenai perawatan khusus bagi penderita penyakit menular belum terlaksana secara optimal dikarenakan beberapa hambatan yang dihadapi antara lain minimnya sarana dan prasarana kesehatan, kondisi lapas yang mengalami overkapasitas yang menyulitkan pengawasan kesehatan secara menyeluruh terhadap warga binaan serta kesadaran warga binaan terhadap kebersihan pribadi masih rendah yang menyebabkan penyebaran mudah menular Kata Kunci : Lembaga Pemasyarakatan Perempuan,Pelayanan kesehatan,Warga Binaan Perempuan
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 000 Karya Umum | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Ilmu Hukum | ||||||||||||
| Depositing User: | Mr. doni s | ||||||||||||
| Date Deposited: | 21 Oct 2025 02:42 | ||||||||||||
| Last Modified: | 21 Oct 2025 02:42 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/91721 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
