DITA FEBY RATNO PUTRI, - (2025) ANALISIS YURIDIS PERLINDUNGAN HAK-HAK KONSTITUSIONAL TERHADAP KORBAN PENGANIAYAAN YANG MENYEBABKAN KEMATIAN OLEH OKNUM KEPOLISIAN. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
|
Text (Bab Gabungan)
SKRIPSI DITA FEBY RATNO PUTRI - ditaf ratnoputri.pdf - Published Version Download (2MB) | Preview |
|
|
Text (Bab Hasil)
BAB IV - ditaf ratnoputri.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (667kB) |
||
|
Text (Pernyataan)
PERNYATAAN UPLOAD - ditaf ratnoputri.pdf - Published Version Download (561kB) | Preview |
Abstract
Kekerasan yang dilakukan oleh aparat penegak hukum merupakan salah satu permasalahan yang serius di banyak negara, termasuk Indonesia. Sebagai negara hukum, Indonesia seharusnya memberikan perhatian yang lebih serius terhadap perlindungan hak-hak konstitusional, khususnya bagi korban kekerasan dan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum kepolisian. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana analisis yuridis perlindungan hak-hak konstitusional terhadap korban penganiayaan yang menyebabkan kematian oleh oknum kepolisian dan Bagaimana perlindungan hukum yang berlaku untuk korban penganiayaan yang menyebabkan kematian oleh oknum kepolisian. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk memahami perlindungan hak-hak konstitusional terhadap korban penganiayaan yang menyebabkan kematian oleh oknum kepolisian, serta memahami mekanisme perlindungan hukum yang berlaku untuk korban penganiayaan yang menyebabkan kematian oleh oknum kepolisian. Metode dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian normatif. Penelitian normatif merupakan studi dokumen, yakni menggunakan sumber bahan hukum yang berupa peraturan perundang-undangan, keputusan/ketetapan pengadilan, teori hukum, dan pendapat para sarjana. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan Perundang-Undangan, konseptual dan konsep. Pendekatan Perundang-undangan adalah yaitu penelitian hukum mengenai asas-asas, kaidah-kaidah, doktrin, dan atau dokumen hukum lainya yang terkait dengan isu hukum untuk mencari jawaban dari permasalahan hukum. Penelitian dengan metode yuridis normatif dimaksudkan untuk menemukan fakta-fakta yang dijadikan data penelitian yang kemudian data tersebut dianalisis untuk mengidentifikasi masalah yang pada akhirnya menuju pada penyelesaian masalah. Dari penelitian didapat kesimpulan bahwa hak konstitusional warga negara merupakan hak yang diatur dalam UUD 1945 yang di dalamnya memuat mengenai hak untuk hidup, hak berkeluarga dan melanjutkan keturunan, hak mengembangkan diri, hak memperoleh keadilan, hak kebebasan pribadi, hak atas rasa aman, hak kesejahteraan, hak serta dalam pemerintahan, hak perempuan, dan hak anak. Tindak penganiayaan yang menyebabkan kematian yang dilakukan oleh oknum kepolisian dapat ditinjau terdapat pelanggaran terhadap 2 hak dasar hak asasi manusia yaitu hak untuk hidup dan hak untuk tidak disiksa. Adapun perlindungan hukum yang dapat diperoleh oleh korban dan kelurga korban adalah ganti rugi, restitusi, dan kompensasi, serta negara wajib menjamin agar kasus serupa tidak terulang melalui pengawasan internal kepolisian dan lembaga independen. Kata Kunci : Hak Konstitusional, Penganiayaan, Perlindungan
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 000 Karya Umum | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Ilmu Hukum | ||||||||||||
| Depositing User: | Mr. doni s | ||||||||||||
| Date Deposited: | 13 Oct 2025 06:20 | ||||||||||||
| Last Modified: | 13 Oct 2025 06:20 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/91692 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
