Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

ANALISIS SEMANTIK DALAM Q.S AL-MUJADALAH AYAT 11 : STUDI ATAS ISTILAH “TAFASSAHU” DAN “ UNSYUZU” PERSPEKTIF TAFSIR AT-TAHRIR WA AT- TANWIR

DEAN INDRIANI, - (2025) ANALISIS SEMANTIK DALAM Q.S AL-MUJADALAH AYAT 11 : STUDI ATAS ISTILAH “TAFASSAHU” DAN “ UNSYUZU” PERSPEKTIF TAFSIR AT-TAHRIR WA AT- TANWIR. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text (Gabungan)
SKRIPSI FUL KECUALI BAB IV DEAN INDRIANI - Dean Indriani.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview
[img] Text (Bab Hasil)
SKRIPSI BAB IV DEAN INDRIANI - Dean Indriani.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (946kB)
[img]
Preview
Text (Pernyataan)
SURAT PUBLIKASI - Dean Indriani.pdf - Published Version

Download (389kB) | Preview

Abstract

Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya memahami makna istilah-istilah kunci dalam Al-Qur’an secara mendalam, terutama yang berkaitan dengan adab majelis, kepatuhan terhadap Rasul, serta penghargaan terhadap ilmu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji makna semantik dari lafadz tafassahu dan ansyuzu dalam Q.S. al-Mujādalah ayat 11 serta menganalisis keterkaitannya dengan konsep munasabah yang dijelaskan oleh Ibnu ‘Asyur dalam Tafsir al-Taḥrir wa al-Tanwīr. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis berbasis tafsir tematik-linguistik. Data utama penelitian ini bersumber dari kitab Tafsir al-Taḥrir wa al-Tanwir, sedangkan data pendukung diperoleh dari literatur tafsir klasik maupun kontemporer yang relevan. Analisis dilakukan dengan mengkaji aspek semantik lafadz, struktur ayat, serta impilkasi terhadap adab sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perintah tafassahu (berlapang-lapang) dan ansyuzu (berdiri) bukan sekadar etika sosial dalam majelis, melainkan sarana pendidikan spiritual yang berimplikasi pada janji Allah berupa kelapangan hidup dan pengangkatan derajat bagi orang beriman dan berilmu. Ibnu ‘Asyur menekankan bahwa ayat ini memiliki kesinambungan tematik dengan ayat-ayat sebelumnya yang mengatur larangan najwa dan adab bermusyawarah, sehingga ayat 11 hadir sebagai penegasan pentingnya harmoni sosial, disiplin, dan penghargaan terhadap ilmu. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa analisis semantik memberikan kontribusi penting dalam memahami nilai-nilai pendidikan, sosial, dan spiritual yang terkandung dalam Al-Qur’an. Kata Kunci: Semantik, Tafassahu, Ansyuzu, Tafsir al-Taḥrir wa al-Tanwir,.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorSYAHRUL RAHMAN, -2112128703Syahrul.rahman@uin-suska.ac.id
Thesis advisorEDI HERMANTO, -2018078601Edihermanto@uin-suska.ac.id
Subjects: 000 Karya Umum
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Ilmu Alqur'an dan Tafsir
Depositing User: Mr. doni s
Date Deposited: 26 Sep 2025 02:51
Last Modified: 26 Sep 2025 02:51
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/91624

Actions (login required)

View Item View Item