Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

MANTRA GEGAWO DALAM TRADISI PERNIKAHAN MASYARAKAT MELAYU KAMPUNG PINANG SEBATANG KECAMATAN TUALANG KABUPATEN SIAK (TINJAUAN AKIDAH ISLAM)

MAHARDIANSYAH Z, - (2025) MANTRA GEGAWO DALAM TRADISI PERNIKAHAN MASYARAKAT MELAYU KAMPUNG PINANG SEBATANG KECAMATAN TUALANG KABUPATEN SIAK (TINJAUAN AKIDAH ISLAM). Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img]
Preview
Text (BAB GABUNGAN)
SKRIPSI MAHARDIANSYAH Z salinan (TANPA BAB HASIL) - MAHARDIANSYAH. Z AQIDAH DAN FILSAFAT ISLAM.pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview
[img] Text (BAB HASIL)
SKRIPSI MAHARDIANSYAH Z salinan (BAB HASIL) - MAHARDIANSYAH. Z AQIDAH DAN FILSAFAT ISLAM.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[img]
Preview
Text (SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI)
SURAT PUBLIKASI - MAHARDIANSYAH. Z AQIDAH DAN FILSAFAT ISLAM.pdf - Published Version

Download (212kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini berjudul “Mantra Gegawo dalam Tradisi Masyarakat Melayu Kampung Pinang Sebatang Kecamatan Tualang Kabupaten Siak (Tinjauan Aqidah Islam)”, yang bertujuan untuk mengkaji secara mendalam praktik tradisi Gegawo dalam acara pernikahan masyarakat Melayu serta meninjau kesesuaian nilai-nilai dan pelaksanaannya dengan ajaran tauhid dalam Islam. Tradisi Gegawo merupakan ritual adat yang diyakini berfungsi sebagai perlindungan gaib dari gangguan makhluk halus selama pelaksanaan pernikahan. Dalam pelaksanaannya, tradisi ini melibatkan penggunaan ramuan-ramuan tertentu seperti kemenyan, jeruk purut, kain, serta pembacaan mantra yang dipimpin oleh dukun. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan tokoh adat, tokoh agama (KUA Tualang), dan masyarakat setempat, serta observasi langsung di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian masyarakat memandang tradisi Gegawo sebagai warisan budaya yang penting untuk dilestarikan karena mengandung nilai-nilai kebersamaan, penghormatan terhadap leluhur, dan simbolisasi rasa syukur. Namun, dari perspektif akidah Islam, penggunaan mantra dan keterlibatan dukun dalam pelaksanaan tradisi ini berpotensi mengandung unsur syirik jika pelaku meyakini adanya kekuatan selain Allah SWT yang dapat memberikan perlindungan. Oleh karena itu, diperlukan edukasi akidah dan pendampingan dari tokoh agama agar pelaksanaan tradisi ini dapat diarahkan kepada bentuk yang tidak bertentangan dengan prinsip tauhid. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pelestarian budaya lokal yang sejalan dengan ajaran Islam serta menjadi landasan bagi tokoh adat dan agama dalam membina masyarakat secara arif dan bijaksana.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorSukiyat, -2010107001sukiyat@uin-suska.ac.id
Thesis advisorKhairiah, -2016017302khairiah@uin-suska.ac.id
Subjects: 000 Karya Umum
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Ilmu Aqidah dan Filsafat
Depositing User: Ms. Ernawati
Date Deposited: 29 Jul 2025 02:50
Last Modified: 29 Jul 2025 02:50
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/91396

Actions (login required)

View Item View Item