DESRI MULYANI, - (2025) TABARRUK DENGAN BATU PADA KUBUR SYEKH H. ABDUL GHANI AL-KHALIDI DI DESA BINAMANG KECAMATAN XIII KOTO KAMPAR (Kajian Living Hadis). Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
|
Text (BAB GABUNGAN)
SKRIPSI DESRI MULYANI - Desri Mulyani.pdf - Published Version Download (7MB) | Preview |
|
|
Text (BA HASIL)
BAB IV - Desri Mulyani.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
||
|
Text (SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI)
pernyataan upload - Desri Mulyani.pdf - Published Version Download (498kB) | Preview |
Abstract
ABSTRAK Skripsi ini berjudul Tabarruk dengan Batu Pada Kubur Syekh H. Abdul Ghani Al- Khalidi Di Desa Binamang Kecamatan XIII Koto Kmpar (Kajian Living Hadis). Latar belakang dalam penelitian ini adalah tabarruk yang dilakukan oleh peziarah makam Syekh H. Abdul Ghani Al-Khalidi Kecamatan XIII Koto Kampar, dimana peziarah melakukan tabarruk dengan cara mengambil beberapa batu dari Kubur Syekh H. Abdul Ghani Al-Khalidi yang dipercayai batu ini dapat dijadikan sebagai obat, terkabulnya hajad seseorang serta dapat mendatangkan Manfa‟at ataupun Mudhorat. Maka Penelitian ini akan menjelaskan bagaimana tabarruk yang benar dan sesuai dengan ajaran Agama dan sesuai dengan hadis-hadis Nabi, agar tidak berdampak pada kerusankan Aqidah seseorang. Penelitian ini Menjawab 2 rumusan masalah utama: (1) Bagaimana praktik tabarruk dengan Batu pada kubur Syekh H. Abdul Ghani Al-Khalidi, dan (2) Bagaimana pandangan Hadis terhadap praktik tabarruk yang dilakukan oleh Peziarah Makam Syekh H. Abdul Ghani Al-Khalidi. Penelitian ini menggunakan metode kombinasi (Mixed Method) dengan pendekatan gabungan antara penelitian lapangan (Field research) dan penelitian Pustaka (Library research). Teknik Pengumpulan data terdiri dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan praktik Tabarruk yang dilakukan oleh Peziarah Makam Syekh H. Abdul Ghani Al-Khalidi dengan mempercayai batu pada batu kubur yang dapat membawa manfa‟at bisa sangat berdampak ada Aqidah peziarah jika salah memahami arti dari tabarruk yang sesungguhnya. Akibat terjadinya Praktik Tabarruk karna kurangnya pemahaman ilmu yang diperoleh oleh peziarah. Tabarruk ini juga dilakukan karena menghormati dan mengenang jasa beliau semasa hidupnya. Agar tidak berdampak pada kerusakan aqidah seseorang maka harus memberikan penjelasan yang lebih jelas lagi tentang tabarruk, dan bertabarruk sesuai dengan Hadis dan ajaran Agama. Kata Kunci: Tabarruk, Batu, Kubur Syekh H. Abdul Ghani Al-Khalidi
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 000 Karya Umum | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Ilmu Hadis | ||||||||||||
| Depositing User: | Ms. Ernawati | ||||||||||||
| Date Deposited: | 29 Jul 2025 02:22 | ||||||||||||
| Last Modified: | 29 Jul 2025 02:22 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/91384 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
