SITI NUR AISYAH, - (2025) KUFUR NIKMAT DALAM SURAH YUNUS AYAT 21-25 PERSPEKTIF BUYA YAHYA DI CHANNEL AL-BAHJAH TV. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
|
Text (Gabungan)
SKRIPSI LENGKAP KECUALI BAB HASIL - SITI NUR AISYAH Ilmu Alquran dan Tafsir S1.pdf - Published Version Download (3MB) | Preview |
|
|
Text (Hasil)
BAB HASIL - SITI NUR AISYAH Ilmu Alquran dan Tafsir S1.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
||
|
Text (Pernyataan)
publikasi - SITI NUR AISYAH Ilmu Alquran dan Tafsir S1.pdf - Published Version Download (558kB) | Preview |
Abstract
Kufur nikmat adalah sikap manusia yang mengingkari nikmat Allah Swt. atau menggunakan nikmat tersebut untuk kemaksiatan. Permasalahan kufur nikmat masih banyak terjadi terutama terkait perubahan sikap manusia saat menerima nikmat dan ditimpa musibah. Surah Yunus ayat 21-25 menggambarkan secara jelas mengenai siklus perubahan sikap tersebut. Ayat ini penting untuk dikaji ulang karena memiliki relevansi dengan kondisi manusia masa kini. Penelitian ini betujuan untuk memahami penjelasan Buya Yahya tentang Surah Yunus ayat 21-25 serta menganalisis fenomena kufur nikmat di tengah masyarakat. Rumusan masalah yang diangkat adalah bagaimana penjelasan Buya Yahya tentang Surah Yunus ayat 21-25 dalam ceramahnya di channel Al-Bahjah TV, dan bagaimana relevansi feneomena kufur nikmat dalam kehidupan masyarakat saat ini dengan kandungan Surah Yunus ayat 21-25. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kepustakaan (library research), dengan metode kualitatif yang bersifat etnografi virtual dan pendekatan analisis audiovisual. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Buya Yahya menjelaskan Surah Yunus ayat 21-25 merupakan gambaran ummat terdahulu yang mana di saat mereka mendapat ujian atau musibah, mereka mendekatkan diri kepada Allah, namun setelah Allah beri pertolongan mereka Kembali berbuat kerusakan dan tidak bersyukur kepada Allah.. Fenomena kufur nikmat yang dijelaskan Buya Yahya di channel Al-Bahjah TV selalu relevan dengan kondisi saat ini walaupun permasalahannya berbeda-beda, seperti kecendrungan mengingat Allah saat terdesak, memiliki sifat ujub, banyaknya terjadi praktik korupsi, dan deforestasi, hal ini menunjukkan bahwa ayat tersebut tetap hidup dan peringatan nyata bagi manusia pada masa kini.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 200 Agama | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Ilmu Alqur'an dan Tafsir | ||||||||||||
| Depositing User: | Mr. doni s | ||||||||||||
| Date Deposited: | 29 Jul 2025 01:47 | ||||||||||||
| Last Modified: | 29 Jul 2025 01:47 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/91370 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
