Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

PERBANDINGAN PENEGAKAN ATURAN LALU LINTAS ANTARA PENERAPAN TILANG MANUAL DAN ELECTRONIC TRAFFIC LAW ENFORCEMENT (ETLE) DI KOTA PEKANBARU

FITRI AZZAHRA RIDWAN, - (2025) PERBANDINGAN PENEGAKAN ATURAN LALU LINTAS ANTARA PENERAPAN TILANG MANUAL DAN ELECTRONIC TRAFFIC LAW ENFORCEMENT (ETLE) DI KOTA PEKANBARU. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img]
Preview
Text (BAB GABUNGAN)
SKRIPSI FITRI AZZAHRA RIDWAN TANPA BAB IV HASIL - Fitri Azzahra Ridwan.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview
[img] Text (BAB HASIL)
BAB IV HASIL FITRI AZZAHRA RIDWAN - Fitri Azzahra Ridwan.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img]
Preview
Text (SURAT PENYATAAN PUBLIKASI)
Surat pernyataan Publikasi - Fitri Azzahra Ridwan - Fitri Azzahra Ridwan.pdf - Published Version

Download (698kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dengan adanya Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan serta Peraturan Pemerintah Nomor 80 Tahun 2012 tentang Tata Cara Pemeriksaan Kendaraan Bermotor Di Jalan Dan Penindakan Pelangggaran Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan, yang menjadi dasar hukum penerapan tilang manual dan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di Indonesia. Adapun rumusan masalah pada penelitian adalah bagaimana perbandingan penegakan aturan lalu lintas melalui penerapan tilang manual dan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di Kota Pekanbaru dan apa kendala yang dihadapi dalam penegakan aturan lalu lintas melalui penerapan tilang manual dan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di Kota Pekanbaru. Penelitian ini merupakan penelitian hukum yuridis empiris yaitu penulis mengidentifikasi hukum dan melihat penerapannya di masyarakat. Lokasi penelitian ini dilakukan di Kota Pekanbaru. Informaan penelitian yaitu Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah (Ditlantas Polda) Riau. Teknik pengumpulan data dengan cara wawancara, observasi, studi dokumen dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif dengan membuat kesimpulan. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas sudah memiliki regulasi berupa Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan serta Peraturan Pemerintah Nomor 80 Tahun 2012 tentang Tata Cara Pemeriksaan Kendaraan Bermotor di Jalan dan Penindakan Pelangggaran Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, yang mana apabila seseorang melakukan pelanggaran lalu lintas, maka petugas kepolisian memiliki kewenangan untuk memberikan surat tilang kepada pelanggar. Sementara itu, ETLE adalah sistem tilang modern yang digunakan oleh kepolisian untuk memantau dan menindak pelanggaran lalu lintas secara elektronik menggunakan teknologi kamera dan sensor untuk mengidentifikasi kendaraan yang melanggar aturan lalu lintas. Kendala yang terjadi pada tilang manual yaitu aparat penegak hukum yang kurang profesional serta masih rendahnya kesadaran hukum masyarakat. Kendala yang terjadi pada ETLE yaitu berupa keterbatasan device kamera statis dan mobile sehingga penerapannya belum menyeluruh. Penerapan tilang sekarang ini masih menggunakan kombinasi sistem tilang manual dan tilang elektronik karena masih rendahnya kepatuhan hukum masyarakat serta belum meratanya device tilang elektronik di Kota Pekanbaru.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorJONI ALIZON, -2002048801jonializon@yahoo.com
Thesis advisorSYAFRINALDI, -2023098101Syafrinaldi@uin-suska.ac.id
Subjects: 000 Karya Umum
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Mrs Rina Amelia -
Date Deposited: 28 Jul 2025 06:43
Last Modified: 28 Jul 2025 06:43
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/91332

Actions (login required)

View Item View Item