SHA SHA HANAYA KARIN, - (2025) HUBUNGAN KECERDASAN EMOSI DAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN HARDINESS PADA PENYANDANG TUNADAKSA DI PEKANBARU. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
|
Text (Gabungan)
GABUNGAN SKRIPSI KECUALI BAB HASIL - Sha Sha Hanaya.pdf - Published Version Download (5MB) | Preview |
|
|
Text (Hasil)
BAB HASIL - Sha Sha Hanaya.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
||
|
Text (Pernyataan)
PERNYATAAN PUBLIKASI - Sha Sha Hanaya.pdf - Published Version Download (280kB) | Preview |
Abstract
Menjalani hidup dengan tubuh yang tak lagi sepenuhnya mendukung bukanlah hal yang mudah. Bagi penyandang tunadaksa, keterbatasan fisik bukan hanya memengaruhi kemampuan gerak, tetapi juga berdampak pada cara mereka menjalani kehidupan sehari-hari yang sering kali dipenuhi rintangan. Ditengah keterbatasan fisik dan tekanan sosial yang kerap datang bersamaan, mereka dituntut untuk tetap kuat, dan tidak menyerah. Dalam menghadapi tekanan tersebut, diperlukan kemampuan untuk tetap tangguh dan tidak mudah menyerah, yang disebut dengan hardiness. Tingkat hardiness individu dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, diantaranya kecerdasan emosi dan dukungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterkaitan antara kecerdasan emosi dan dukungan sosial dengan hardiness pada penyandang tunadaksa di Pekanbaru. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif korelasional. Analisis data menggunakan teknik anallisis regresi linear berganda. Subjek penelitian ini adalah penyandang tunadaksa yang memiliki keterbatasan fisik akibat cacat bawaan, kecelakaan, atau penyakit tertentu, tidak memiliki gangguan kognitif ataupun mental berat, berusia minimal 18 tahun dan berdomisil di Pekanbaru. Peneliti mendapatkan 60 subjek yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan skala Dispositional Resilience Scale-15, skala kecerdasan emosi dan Social Provision Scale. Hasil penelitian menemukan kecerdasan emosi dan dukungan sosial secara bersama-sama memiliki hubungan positif yang signifikan dengan hardiness pada penyandang tunadaksa di Pekanbaru. Secara terpisah dukungan sosial tidak menunjukan hubungan signifikan terhadap hardiness, sementara kecerdasan emosi menunjukan hubungan signifikan terhadap hardiness. Temuan ini menegaskan pentingnya kecerdasan emosi dalam membangun hardiness, serta mengisyaratkan perlunya evaluasi bentuk dukungan sosial agar lebih sesuai dengan kebutuhan penyandang tunadaksa. Kata kunci: hardiness, kecerdasan emosi, dukungan sosial, tunadaksa
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | 000 Karya Umum | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Psikologi > Psikologi | ||||||||
| Depositing User: | Mr. doni s | ||||||||
| Date Deposited: | 28 Jul 2025 04:28 | ||||||||
| Last Modified: | 28 Jul 2025 04:28 | ||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/91317 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
