NOVIRA SULASTRI, - (2025) FENOMENA MAISIR DI ERA MODERN PERSPEKTIF MUFASSIR KONTEMPORER. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
|
Text (BAB GABUNGAN)
SKRIPSI FUL KECUALI BAB IV NOVIRA SULASTRI - Novira sulastri.pdf - Published Version Download (3MB) | Preview |
|
|
Text (BAB HASIL)
SKRIPSI BAB IV NOVIRA SULASTRI - Novira sulastri.pdf - Updated Version Restricted to Repository staff only Download (971kB) |
||
|
Text (SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI)
SURAT PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI - Novira sulastri.pdf - Published Version Download (736kB) | Preview |
Abstract
ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Fenomena Maisir Di Era Modern Perspektif Tinjauan Mufassir Kontemporer”. Penelitian ini mengkaji tentang fenomena maisir (judi) yang merupakan praktik dilarang dalam Islam karena mengandung unsur spekulasi, ketidakpastian, untung-untungan serta dampak negatif yang meluas pada aspek moral, sosial, dan ekonomi. Di era modern, perkembangan teknologi digital telah memunculkan bentuk-bentuk baru maisir seperti judi online yang jauh lebih mudah diakses oleh berbagai kalangan masyarakat. Kondisi ini menimbulkan tantangan baru dalam memahami dan menafsirkan konsep maisir sebagaimana yang termaktub dalam Al-Qur’an. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji ulang makna dan bentuk maisir berdasarkan tinjauan tafsir kontemporer, serta menjelaskan bagaimana para mufassir modern menanggapi transformasi bentuk perjudian masa kini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research), serta metode tafsir tematik (maudhū’i) terhadap ayat-ayat maisir dalam Al-Qur’an, khususnya QS. Al-Baqarah: 219 dan QS. Al-Māidah: 90–91. Data dikumpulkan melalui studi kitab tafsir kontemporer seperti Tafsir Al-Munīr karya Wahbah Az-Zuhaili, Tafsir Al-Misbah karya M. Quraish Shihab, dan juga dari Tafsir digital Al-Ma’rifah serta dilengkapi wawancara dengan Ustadz Musthafa Umar sebagai mufassir lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tafsir kontemporer memberikan pemaknaan yang kontekstual terhadap maisir, dengan menekankan bahaya transformasi judi dalam bentuk digital terutama kasus judi online yang sudah sanggat mengkhawatirkan khususnya di Negara Indonesia. dan aktivitas maupun transaksi sehari-hari tanpa disadari ada unsur maisir didalamnya yang semakin masif. Para mufassir kontemporer menegaskan bahwa esensi larangan maisir tetap berlaku terhadap segala bentuk perjudian modern, serta menyerukan perlunya edukasi dan regulasi yang sejalan dengan nilai-nilai Islam agar jangan sampai terjerumus kedalam praktik maisir. Kata Kunci: Maisir, Mufassir, Kontemporer, Era Modern.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 000 Karya Umum | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Ilmu Alqur'an dan Tafsir | ||||||||||||
| Depositing User: | Ms. Ernawati | ||||||||||||
| Date Deposited: | 25 Jul 2025 08:30 | ||||||||||||
| Last Modified: | 25 Jul 2025 08:30 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/91246 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
