PENERAPAN STRATEGI PEMECAHAN MASALAH IDEAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS PADA MATERI MAKNA PENINGGALAN SEJARAH YANG BERSKALA NASIONAL DI INDONESIA SISWA KELAS V SDN 176 PEKANBARU

Ibnu Affan, (2013) PENERAPAN STRATEGI PEMECAHAN MASALAH IDEAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS PADA MATERI MAKNA PENINGGALAN SEJARAH YANG BERSKALA NASIONAL DI INDONESIA SISWA KELAS V SDN 176 PEKANBARU. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2013_2013507PGMI.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini adalah dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa, hal ini terlihat dari peserta didik yang memiliki nilai ulangan harian diatas KKM (nilai KKM 65) hanya 25% ( 10 orang), itupun nilai maksimal yang tercapai hanya 80. Sedangkan yang memperoleh nilai 75 adalah 39% (15 orang), dan dibawah KKM ada 36% (13 orang). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial pada materi Makna Peninggalan Sejarah yang Berskala Nasional di Indonesia dapat ditingkatkan melalui penerapan Strategi Pemecahan Masalah IDEAL pada siswa kelas V SDN 176 Pekanbaru. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V tahun pelajaran 2012/2013 dengan jumlah siswa sebanyak 38 orang, Sedangkan objek penelitian ini adalah Strategi Pemecahan Masalah IDEAL untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDN 176 Pekanbaru. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan seperti disampaikan pada bab IV dapat disimpulkan bahwa Strategi Pemecahan Masalah IDEAL dapat meningkatkan Hasil Belajar IPS pada Materi Makna Peninggalan Sejarah yang Berskala Nasional di Indonesia siswa kelas V SDN 176 Pekanbaru. Hasil belajar siswa sebelum tindakan dengan rata-rata sebesar 59,37% dengan kategori cukup, kemudian pada siklus I mendapatkan rata-rata 66,64% juga dengan kategori cukup dan pada siklus II mendapatkan rata-rata kelas 74,37% dengan kategori baik. Dengan begitu teori ini dapat dikatakan berhasil. Aktivitas guru pada siklus I pertemuan 1 sebesar 43% dengan kategori kurang, pada pertemuan 2 sebesar 58% dengan kategori cukup dan siklus II pertemuan 1 sebesar 72% dengan kategori baik dan pertemuan 2 sebesar 88% dengan kategori “baik sekali” berdasarkan hasil tersebut terjadi peningkatan dari siklus I ke siklus II. Aktivitas siswa siklus I pertemuan 1 sebesar 43% dengan kategori kurang, pada pertemuan 2 sebesar 55% dengan kategori cukup, siklus II pertemuan 1 sebesar 71% dengan kategori cukup dan pada pertemuan 2 sebesar 85% dengan kategori baik.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 370 Pendidikan > 372 Pendidikan Dasar > 372.2 Sekolah Dasar, SD
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Depositing User: Mutiara Jannati
Date Deposited: 24 Nov 2016 14:53
Last Modified: 24 Nov 2016 14:53
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/9117

Actions (login required)

View Item View Item