QURRATA A'YUN ALGIFARI FATHUR SHIFA, - (2025) ANALISIS PELAYANAN REHABILITASI SOSIAL BAGI PARA PECANDU NARKOBA DAN KORBAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA (Studi Kasus Pada Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas II B Rumbai). Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
|
Text (BAB GABUNGAN)
BAB GABUNGAN_compressed - Qurrata Ayun.pdf - Published Version Download (829kB) | Preview |
|
|
Text (BAB HASIL)
BAB V - Qurrata Ayun.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
||
|
Text (SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI)
PERNYATAAN - Qurrata Ayun.pdf - Published Version Download (194kB) | Preview |
Abstract
Penyalahgunaan narkoba di Indonesia telah mencapai tingkat yang sangat mengkhawatirkan dan menjadi salah satu masalah sosial yang memerlukan penanganan serius dari berbagai pihak. Lembaga pemasyarakatan narkotika kelas II B Rumbai didirikan sebagai salah satu upaya pemerintah untuk menangani para pecandu narkoba dan korban penyalahgunaan narkoba melalui program rehabilitasi sosial. Penelitian bertujuan untuk menganalisis bagaimana pelayanan rehabilitasi sosial dilaksanakan di Lapas narkotika kelas II B Rumbai, serta mengidentifikasi faktor pendukung, hambatan, dan dampak program tersebut terhadap proses pemulihan warga binaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan petugas lapas, warga binaan yang mengikuti program rehabilitasi, serta observasi langsung terhadap pelaksanaan program. Selain itu, data sekunder diperoleh dari dokumen resmi dan laporan kegiatan lapas. Program rehabilitasi di lapas ini menggunakan metode therapeutic community, yang meliputi berbagai kegiatan seperti morning meeting, motivasi dan evaluasi pemulihan, pengisian WHOQOL untuk mengukur kualitas hidup, assessment, serta konseling individu dan kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan rehabilitasi sosial di Lapas Narkotika Kelas II B Rumbai telah berjalan cukup baik dan memberikan dampak positif bagi warga binaan, terutama dalam hal peningkatan motivasi, kepercayaan diri, dan kesiapan untuk kembali ke masyarakat. Warga binaan umumnya merasa aman dan nyaman selama mengikuti program di bawah bimbingan petugas, meskipun masih terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan fasilitas, jumlah petugas yang tidak sebanding dengan jumlah warga binaan, serta masih adanya stigma dari masyarakat terhadap mantan pecandu narkoba. Selain itu, proses screening dan assessment yang dilakukan secara sistematis membantu dalam penentuan intervensi yang tepat sesuai kebutuhan masing-masing individu. Kata kunci : Rehabilitasi sosial, Penyalahgunaan Narkoba, Lapas Narkotika, Therapeutic Community, Pelayanan Sosial, Pemulihan, Stigma Sosial
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | 300 Ilmu Sosial > 360 Permasalahan dan Kesejahteraan Sosial > 362 Kesejahteraan Sosial, Permasalahan dan Layanan Sosial | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial > Administrasi Negara | ||||||||
| Depositing User: | Mrs Rina Amelia - | ||||||||
| Date Deposited: | 23 Jul 2025 02:39 | ||||||||
| Last Modified: | 29 Jul 2025 03:38 | ||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/91114 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
