RAIQAH SALSABILA, - (2025) DINAMIKA GRIEF REMAJA PASCA KEMATIAN IBU DENGAN TERMINAL ILLNESS. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
|
Text (BAB GABUNGAN)
GABUNGAN KECUALI BAB HASIL - RAIQAH SALSABILA FPSI S1.pdf - Published Version Download (3MB) | Preview |
|
|
Text (BAB HASIL)
BAB HASIL - RAIQAH SALSABILA FPSI S1.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
||
|
Text (SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI)
SURAT PERNYATAAN - RAIQAH SALSABILA FPSI S1.pdf - Published Version Download (215kB) | Preview |
Abstract
DINAMIKA GRIEF REMAJA PASCA KEMATIAN IBU DENGAN TERMINAL ILLNESS Raiqah Salsabila Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau ABSTRAK Ibu menjadi figur yang paling lekat dengan remaja. Pada umumnya, ibu lebih banyak berperan dalam pengasuhan sedari kecil hingga dewasa. Namun, pada kasus tertentu, ibu tidak selamanya dapat mendampingi anaknya di masa remaja dikarenakan mengalami terminal illness hingga ibu tiada. Kehilangan sosok ibu menimbulkan perasaan grief tersendiri bagi remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi lebih lanjut dinamika grief remaja pasca kematian ibu dengan terminal illness. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang melibatkan empat informan remaja perempuan dengan rerata usia 22 tahun di Pekanbaru yang memiliki pengalaman merawat ibu dengan terminal illness, mengalami peristiwa kematian ibu sekurang-kurangnya satu tahun terakhir, dan masih berhubungan baik dengan ayah setelah ibu tiada. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara mendalam, catatan lapangan, dan dokumentasi pribadi. Teknik analisis data menggunakan analisis manual thematic Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menemukan bahwa tahapan grief yang dilalui setiap informan berbeda-beda. Tahapan grief yang muncul pada seluruh informan adalah denial, anger, acceptance, dan finding meaning. Hubungan emosional dengan ibu dan dukungan sosial menjadi faktor utama yang memengaruhi perasaan grief pada informan. Seluruh informan masih merasakan grief jika mengingat sosok ibu dan membutuhkan waktu satu tahun untuk perlahan berdamai dengan perasaan grief pasca kehilangan ibu. Oleh karena itu, dinamika grief yang dirasakan bergantung pada pengalaman dan pemaknaan masing-masing informan dalam menghadapi kepergian ibunya. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi edukasi agar pandangan mengenai perasaan grief pasca kehilangan orang yang dicintai dapat dipahami secara terbuka, tanpa adanya penekanan dan penyangkalan terhadap perasaan grief itu sendiri. Kata Kunci: Grief, Remaja, Kematian Ibu, Terminal Illness
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | 100 Filsafat dan Psikologi > 150 Psikologi | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Psikologi > Psikologi | ||||||||
| Depositing User: | Mrs Rina Amelia - | ||||||||
| Date Deposited: | 22 Jul 2025 04:20 | ||||||||
| Last Modified: | 22 Jul 2025 04:20 | ||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/91069 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
