Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

PRAKTEK MONETISASI MELALUI PLATFORM DIGITAL OLEH KONTEN KREATOR REACTION YOUTUBE PERSPEKTIF FIQIH MUAMALAH

RAHIMUL WIKI, - (2025) PRAKTEK MONETISASI MELALUI PLATFORM DIGITAL OLEH KONTEN KREATOR REACTION YOUTUBE PERSPEKTIF FIQIH MUAMALAH. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img]
Preview
Text
SKRIPSI RAHIMUL WIKI LENGKAP KECUALI BAB IV - Rahimul Wiki.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text (BAB HASIL)
BAB IV - Rahimul Wiki.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
SURAT PUBLIKASI - Rahimul Wiki.pdf

Download (415kB) | Preview

Abstract

ABSTRAK Rahimul Wiki (2025) : Praktek Monetisasi Melalui Platform Digital Oleh Konten Kreator Reaction Youtube Perspektif Fiqih Muamalah Penelitian ini dilatar belakangi oleh perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang telah membuka berbagai peluang ekonomi baru yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan. Salah satu bentuk peluang tersebut hadir dalam dunia ekonomi kreatif, khususnya dalam bidang produksi konten reaksi atau (content reaction). Berbeda dengan konten kreator pada umumnya, yang mana mereka membuat dan membagikan sendiri hasil karya mereka di platform digital, kreator konten reaksi hanya menggunakan menggunakan karya orang lain dengan menambahkan ekspresi dan komentar. Sehingga profesi ini menghadirkan sejumlah tantangan dan perdebatan, terutama terkait dengan hak cipta (copyright) dan izin dari pemilik konten asli. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana mekanisme. praktek monetisasi melalui platform digital terhadap konten kreator reaction dan bagaimana perspektif fiqih muamalah dalam menilai kepemilikan karya digital dan hak ekonomi atas konten reaction. Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan pendekatan analisis deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian ini di Kecamatan Binawidya, Kota Pekanbaru. Sumber data yang digunakan adalah data primer berupa hasil observasi dan wawancara di lapangan yakni dari hasil wawancara 5 orang konten kreator reaction. Data sekunder berupa jurnal hukum, artikel hukum yang masih berkaitan dengan tema, informan dalam penelitian ini berjumlah lima informan, selanjutnya data diolah dan dianalisis secara deskriptif kualitatif, sehingga menghasilkan penelitian ilmiah yang dapat di pertanggung jawabkan. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa praktik monetisasi yang dilakukan oleh konten kreator reaction di platform digital seperti YouTube, TikTok, dan lainnya, didapatkan melalui pendapatan iklan (AdSense), dimana kreator memperoleh bagi hasil dari iklan yang ditayangkan pada video mereka. Oleh karena itu, seorang kreator reaction harus memiliki kreativitas, kepekaan etis, dan kemampuan untuk mentransformasi konten, yakni dengan menambahkan komentar kritis, narasi analitik, atau ekspresi personal yang membuat video tersebut menjadi karya baru (derivative work). Dalam kerangka Fiqih Muamalah, kepemilikan terhadap karya digital seperti video, musik, gambar, atau bentuk ekspresi lainnya yang dihasilkan melalui proses intelektual dan kreatif, diakui sebagai hak ekonomi yang sah dan menjadi bentuk usaha halal di era digital. Kata kunci : Monetisasi, Konten Kreator Reaction, YouTube, Fiqih Muamalah.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorKASMIDIN, -2017086801kasmidin@uin-suska.ac.id
Subjects: 000 Karya Umum
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah)
Depositing User: Mrs. Rasdanelis -
Date Deposited: 18 Jul 2025 07:33
Last Modified: 18 Jul 2025 07:33
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/90853

Actions (login required)

View Item View Item