PERANAN KEPALA DESA SEBAGAI ADMINISTRATOR PEMBANGUNAN DI DESA PONGKAR KECAMATAN TEBING KABUPATEN KARIMUN

Rony Jaya, (2013) PERANAN KEPALA DESA SEBAGAI ADMINISTRATOR PEMBANGUNAN DI DESA PONGKAR KECAMATAN TEBING KABUPATEN KARIMUN. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2013_201306ADN.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Kepala desa berperan dalam melakukan rentetan usaha bersama masyarakat dalam melakukan perbaikan secara sadar ke arah kehidupan yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa dan menjelaskan peranan kepala desa sebagai administrator pembangunan di Desa Pongkar Kecamatan Tebing Kabupaten Karimun. Hal ini didasari oleh adanya fenomena kondisi beberapa lembaga kemasyarakatan yang fasif, rendahnya partisipasi masyarakat, nilai-nilai sosial budaya masyarakat yang mulai terkikis, perencanaan pembangunan yang kurang teralisasi dengan baik, serta beberapa indikasi kepala desa belum menjalankan peranannya sebagai adiministrator pembangunan dengan baik. Selain itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja hambatan kepala desa dalam menjalankan peranannya. Kepala desa sebagai administrator pembangunan menjalankan peranannya sesuai tugas dan fungsi yang telah diamanatkan. Khusus dalam penelitian ini amanat tersebut sesuai dengan Perda Kabupaten Karimun Nomor 04 Tahun 2010, yang mana kepala desa berperan dalam menyelenggarakan pemerintahan melalui pengaturan, menyelenggarakan urusan pembangunan melalui pemberdayaan, menyelenggarakan pengelolaan keuangan, dan menyelenggarakan urusan kesejahtraan masyarakat. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan metode pengumpulan data, angket dan wawancara, populasinya adalah masyarakat berdasarkan jumlah KK yaitu 663 KK, dan menggunakan tehnik sampel acak (random sampling) serta penentuan jumlah sampel dengan menggunakan rumus slovin tingkat kesalahan 10% jadi jumlah sampel 87 responden yang mengisi angket, sedangkan untuk wawancara penulis menggunakan key informan yaitu Kepala desa, Sekdes, Ketua BBD, dan dua orang tokoh masyarakat. Hasil penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa peranan kepala desa sebagai administrator pembangunan sudah berjalan dengan cukup baik karena di dasari oleh kepala desa cukup mampu memainkan peranannya, hanya saja kepala desa kurang merangkul dan memberdayakan lembaga kemasyarakatan di desa sebagai mitra kerja untuk melakukan perbaikan secara bersama-sama. Adapun faktor penghambat, terdiri atas faktor internal yaitu kepala desa kurang mendayagunakan fungsi pengawasan sebagai alat kontrol, dan belum menjalankan koordinasi dengan maksimal terhadap mitra kerja, sedangkan faktor eksternal kurangnya kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi, kualitas Sumber Daya Manusia aparat pemerintahan yang masih minim, serta pemerintah daerah kurang memfasilitasi pelaksanaan otonomi desa secara maksimal karena penganggaran ADD yang masih belum jelas dan belum berjalan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 350 Administrasi Negara, Ilmu Kemiliteran > 351 Administrasi Negara
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial > Administrasi Negara
Depositing User: Feni Marti Adhenova
Date Deposited: 24 Nov 2016 06:29
Last Modified: 24 Nov 2016 06:29
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/9083

Actions (login required)

View Item View Item