Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

ANALISIS PERLINDUNGAN HUKUM ATAS KEPEMILIKAN TANAH DARI PENYEROBOTAN BERDASARKAN PASAL 385 KUHP

ANDIK SEBARA, - (2025) ANALISIS PERLINDUNGAN HUKUM ATAS KEPEMILIKAN TANAH DARI PENYEROBOTAN BERDASARKAN PASAL 385 KUHP. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img]
Preview
Text (BAB GABUNGAN)
SKRIPSI ANDIK SEBARA TANPA BAB IV HASIL - Andik Sebara.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img] Text (BAB HASIL)
BAB IV HASIL ANDIK SEBARA - Andik Sebara.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (804kB)
[img]
Preview
Text (SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI)
SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI ANDIK SEBARA - Andik Sebara.pdf - Published Version

Download (868kB) | Preview

Abstract

Tanah memiliki kedudukan vital dalam kehidupan manusia sebagai sumber daya utama yang mendukung aktivitas sosial, ekonomi, dan budaya. Namun, kenyataan menunjukkan bahwa konflik pertanahan, khususnya kasus penyerobotan tanah secara ilegal, terus terjadi dan mengancam kepastian hukum dan rasa keadilan masyarakat. Pasal 385 KUHP secara tegas mengatur sanksi terhadap tindakan penyerobotan tanah, namun dalam praktiknya penegakan hukum terhadap pelanggaran tersebut masih lemah. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan hukum atas kepemilikan tanah dari penyerobotan berdasarkan pasal 385 KUHP, serta menilai efektivitas Pasal 385 KUHP dalam memberikan kepastian hukum bagi pemilik tanah. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus. Data yang digunakan berupa bahan hukum primer (KUHP, UUPA, PP, Permen ATR/BPN), sekunder (literatur dan jurnal hukum), serta tersier (kamus dan ensiklopedia hukum). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan dan dianalisis secara yuridis-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pasal 385 KUHP memberikan dasar normatif yang kuat untuk melindungi hak atas tanah dari penyerobotan. Namun, penerapannya di lapangan seringkali terbentur oleh lemahnya penegakan hukum, kurangnya bukti administrasi kepemilikan seperti sertifikat, serta kendala teknis di lembaga pertanahan dan aparat penegak hukum. Oleh karena itu, diperlukan harmonisasi regulasi, peningkatan kapasitas aparatur, serta percepatan pendaftaran tanah berbasis elektronik sebagaimana diatur dalam Permen ATR/BPN No. 1 Tahun 2021 guna memperkuat perlindungan hukum dan meminimalkan konflik agraria di masa mendatang.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorMHD. KASTULANI, -2009096301muhammad.kastulani@uin-suska.ac.id
Thesis advisorALPI SYAHRIN, -2030048802msyahrin@uin-suska.ac.id
Subjects: 200 Agama
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Ms. Hidayani
Date Deposited: 18 Jul 2025 02:12
Last Modified: 18 Jul 2025 02:12
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/90745

Actions (login required)

View Item View Item