INDARWAN, - (2025) Analisis Pemindahan Ibu Kota Negara Berdasarkan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022 Tentang Ibu Kota Negara. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
|
Text (BAB GABUNGAN)
SKRIPSI INDARWAN TANPA BAB IV HASIL - wannn 88.pdf - Published Version Download (4MB) | Preview |
|
|
Text (BAB HASIL)
BAB IV HASIL INDARWAN - wannn 88.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (828kB) |
||
|
Text (SURAT PERNYATAN PUBLIKASI)
SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI INDARWAN - wannn 88.pdf - Published Version Download (982kB) | Preview |
Abstract
Salah satu kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemerintah bersama DPR yang mana kemunculannya banyak menuai kritikan adalah pengesahan aturan mengenai pemindahan Ibu Kota Negara Indonesia yang dimuat dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022 Tentang Ibu Kota Negara. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk melihat apa yang menjadi dasar pertimbangan pemerintah untuk memutuskan melakukan pemindahan ibu kota negara, meskipun pada waktu itu negara sedang berada dalam keadaan krisis. Jenis penelitian ini adalah Normatif. Penelitian ini fokus untuk melakukan analisis terhadap produk peraturan perundang-undangan terkhusus yang dikeluarkan oleh Pemerintah dan DPR sebagaimana yang termuat dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022 Tentang Ibu Kota Negara. Sumber data yang digunakan penulis adalah data sekunder. Metode pengumpulan data yang digunakan penulis adalah study kepustakaan atau penelitian kepustakaan. Penulis menggunakan teknik analisis deskriptif yaitu prosedur statistik untuk menguji generalisasi hasil penelitian yang didasarkan atas satu variabel. Hasil penelitian menunjukkah bahwa pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Ibu Kota Nusantara (IKN) merupakan keputusan strategis yang memiliki akar historis panjang. IKN di Kalimantan Timur dipilih karena dianggap memiliki risiko bencana yang lebih rendah serta posisi yang lebih strategis dalam mendukung pemerataan pembangunan. Meskipun memiliki tujuan yang baik, kebijakan ini menuai berbagai pro dan kontra. Kritik utama berkaitan dengan waktu pengambilan keputusan yang dinilai kurang tepat, terutama karena diumumkan saat pandemi Covid-19 yang sedang melanda. Selain itu, isu lingkungan menjadi perhatian serius mengingat kawasan yang dijadikan lokasi pembangunan merupakan hutan hujan tropis yang memiliki peran ekologis penting.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 200 Agama | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Ilmu Hukum | ||||||||||||
| Depositing User: | Ms. Hidayani | ||||||||||||
| Date Deposited: | 18 Jul 2025 01:56 | ||||||||||||
| Last Modified: | 18 Jul 2025 01:56 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/90736 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
