RAJU HERMANA PUTRA, - (2025) RELEVANSI HADIS TENTANG MUNAFIK DENGAN PERILAKU HIPOKRIT DALAM KONTEKS SOSIAL (HADIS MUSNAD AHMAD BIN HAMBAL NO 137). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
|
Text (Gabungan)
SKRIPSI FUL KECUALI BAB IV RAJU HERMANA PUTRA - RAJU HERMANA PUTRA Ilmu Hadis S1.pdf - Published Version Download (3MB) | Preview |
|
|
Text (Hasil)
SKRIPSI BAB IV RAJU HERMANA PUTRA - RAJU HERMANA PUTRA Ilmu Hadis S1.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
||
|
Text (Pernyataan)
SURAT PUBLIKASI RAJU - RAJU HERMANA PUTRA Ilmu Hadis S1.pdf - Published Version Download (359kB) | Preview |
Abstract
Skripsi ini berjudul relevansi hadis tentang sifat munafik dengan perilaku hipokrit dalam konteks sosial (hadis musnad Ahmad bin Hambal no 137 ). Perilaku hipokrit, yang ditandai oleh ketidaksesuaian antara ucapan dan tindakan, merupakan persoalan sosial sekaligus moral yang sering muncul dalam interaksi masyarakat modern. Hipokrisi tidak hanya melemahkan integritas personal, tetapi juga dapat menimbulkan keretakan dalam hubungan sosial, merusak kepercayaan, dan menciptakan lingkungan yang penuh kepura-puraan. Penelitian ini dirancang untuk menjawab dua rumusan masalah utama, yaitu: bagaimana status dan pemahaman hadis Riwayat Ahmad no 137, serta bagaimana relevansi hadis tersebut terhadap perilaku hipokrit dalam konteks sosial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif. Teknik analisis yang diterapkan meliputi metode takhrij untuk menelusuri sanad serta kualitas hadis, dan metode syarah untuk menggali makna, konteks, serta nilai-nilai moral yang dikandung dalam hadis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis tentang sifat munafik, yang mencakup perilaku hipokrit seperti, memiliki kualitas hadis hasan, dengan kuantitas ahad gharib, dan dari segi sandaran tergolong marfu’. Hadis-hadis ini memiliki relevansi tinggi dalam memahami dan mengkritisi fenomena hipokrisi sosial yang merajalela di berbagai sektor kehidupan. Dengan menjadikan hadis sebagai rujukan etis dan moral, masyarakat diharapkan mampu membentuk relasi sosial yang lebih jujur, konsisten, dan bertanggung jawab. Ajaran Nabi Muhammad SAW tentang sifat munafik bukan hanya bernilai moral individual, tetapi juga memberikan pedoman penting dalam memperbaiki hubungan sosial yang dilandasi keadilan dan kejujuran. Kata Kunci: Hadis, Munafik, Hipokrit, Konteks Sosial, Takhrij Hadis.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.1 Sumber-sumber Agama Islam, Kitab Suci Agama Islam > 297.125 Hadits | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Ilmu Hadis | ||||||||||||
| Depositing User: | Mr. doni s | ||||||||||||
| Date Deposited: | 23 Jul 2025 04:10 | ||||||||||||
| Last Modified: | 29 Jul 2025 03:26 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/90705 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
