ANALISIS PENERAPAN STANDAR MASYARAKAT MISKIN DI BPS KOTAPEKANBARU

Agun Zulfaira, (2012) ANALISIS PENERAPAN STANDAR MASYARAKAT MISKIN DI BPS KOTAPEKANBARU. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2012_2012310ADN.pdf

Download (597kB) | Preview

Abstract

Data kemiskinan versi Badan Pusat Statistik (PBS) dinilai sebagian kalangan sebagai angka fiktif, karena di dapat melalui proses penjaringan dengan standar yang sangat rendah, tidak sesuai dengan kenyataan dilapangan. Seperti 14 kriteria keluarga miskin yang dinilai tidak manusiawi maupun nilai garis kemiskinan yang terlalu rendah. Hal ini mengakibatkan sekian banyak masyarakat miskin namun tidak dikategorikan miskin oleh BPS kehilangan hak nya sebagai warga negara. Bertolak dari masalah diatas, maka kajian ini dimaksudkan untuk mengupas fenomena sosial tentang data statistik kemiskinan lebih spesifik di kota pekanbaru yang belakangan di perdebatkan dan diragukan keakuratannya, melalui sebuah penelitian dengan judul “Analisis Penerapan Standar Masyarakat Miskin Di BPS Kota Pekanbaru”. Pendekatan yang dipakai dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, yaitu suatu pendekatan yang diarahkan kepada prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari individu atau kelompok secara holistik. Data primer didapatkan dari wawancara dan korespodensi yaitu, mengadakan tanya jawab lisan ataupun tulisan dengan sampel guna memperoleh data yang diperlukan dalam penelitian ini, yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah pegawai BPS kota pekanbaru, masyarakat pekanbaru yang tinggal di pemukiman kumuh, daerah pinggiran kota, RT/RW dengan mayoritas masyarakat miskin, organisasi pemerhati masyarakat miskin, tokoh masyarakat, akademisi yang selanjutnya menjadi informan. Informan yang dijadikan responden dalam penelitian ini ditentukan melalui metode purposive sampling yaitu pejabat BPS yang memiliki kompetensi dalam pendataan masyarakat miskin, pimpinan ORMAS, akademisi dan tokoh masyarakat. Sedangkan data skunder diperoleh dengan mengumpulkan literatur kepustakaan yang berhubungan dengan penelitian ini. Hasil dari penelitian ini adalah standar yang digunakan BPS untuk menentukan masyarakat tergolong miskin atau tidak miskin tidak sesuai dengan kondisi geografis, pendapatan dan karakteristik sosial masyarakat dipekanbaru, sehingga standar yang digunakan BPS tersebut tidak dapat mengkategorikan masyarakat miskin dipekanbaru. Butuh penyesuaian standar agar data yang dihasilkan objektif.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 350 Administrasi Negara, Ilmu Kemiliteran > 351 Administrasi Negara
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial > Administrasi Negara
Depositing User: Feni Marti Adhenova
Date Deposited: 24 Nov 2016 04:54
Last Modified: 24 Nov 2016 04:54
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/9064

Actions (login required)

View Item View Item