Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

HUKUM MENGKONSUMSI KEPITING (STUDI KOMPARATIF MADZHAB SYAFI'I DAN MADZHAB HAMBALI)

LALU IDHLOFI MAHDI, - (2025) HUKUM MENGKONSUMSI KEPITING (STUDI KOMPARATIF MADZHAB SYAFI'I DAN MADZHAB HAMBALI). Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img]
Preview
Text (BAB GABUNGAN)
Dokumen dari Idhlofi El-Shirazy - Idhlofi Mahdi.pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview
[img] Text (BAB HASIL)
Dokumen dari Idhlofi El-Shirazy - Idhlofi Mahdi (1).pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (864kB)
[img]
Preview
Text (SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI)
Dokumen dari Idhlofi El-Shirazy - Idhlofi Mahdi (2).pdf - Published Version

Download (638kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya perbedaan pendapat antara Madzhab Syafi'i dan Madzhab Hambali mengenai hukum mengkonsumsi kepiting. Kepiting terkenal dengan habitatnya yang dapat hidup di dua alam. Habitat yang demikian menimbulkan perbedaan pendapat di kalangan ulama Terkait hukum mengkonsumsi kepiting. Tujuan penelitian ini adalah yang pertama untuk mengetahui pendapat Madzhab Syafi'i dan Madzhab Hambali mengenai hukum mengkonsumsi Kepiting. Kedua untuk mengetahui metode istinbath yang digunakan oleh Madzhab Syafi'i dan Madzhab Hambali mengenai hukum mengkonsumsi kepiting. Ketiga untuk mengetahui fiqh muqaranah terhadap pendapat Madzhab Syafi'i dan Madzhab Hambali mengenai hukum mengkonsumsi kepiting. Penelitian ini berbentuk studi kepustakaan (library research). Sumber yang dipakai meliputi sumber primer yaitu kitab Majmu' Syarh Al-Muhadzdzab karya Imam Nawawi, kitab Nihayah al-Muhtaj ila Syarhu al-Minhaj karya Imam Ramli, Al-Mughni karangan Imam Ibnu Qudamah dan kitab Al-Mubdi' Syarh Al-Muqni karya Imam Ibnu Muflih, dan sumber sekunder yaitu buku-buku terkait pembahasan pada penelitian. Pembahasan dan analisis menggunakan metode deskriptif (penjelasan) dan komperatif (perbandingan). Hasil penelitian ini menemukan bahwa Madzhab Syafi'i, mengkonsumsi kepiting adalah haram. Sedangkan menurut Madzhab Hambali berpendapat bahwa hukum mengkonsumsi kepiting adalah halal Setelah dikaji dan diteliti, maka penulis lebih cenderung memilih dan menggunakan pendapat Madzhab Hambali karena tidak adanya dalil nash yang menunjukkan keharaman mengkonsumsi kepiting.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorZul Ikromi, -2007108602zulikromi86@gmail.com
Thesis advisorIrfan Zulfikar, -2021057501irfan.zulfikar@uin-suska.ac.id
Subjects: 000 Karya Umum
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Perbandingan Mazhab dan Hukum
Depositing User: Ms. Ernawati
Date Deposited: 17 Jul 2025 06:19
Last Modified: 17 Jul 2025 06:19
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/90580

Actions (login required)

View Item View Item