AZIZ DEVRI AZHAR, - (2025) HUKUM EUTANASIA SECARA PASIF MENURUT IMAM AL- GHAZALI DAN YUSUF AL QARADHAWI. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
|
Text (Gabungan)
SKRIPSI LENGKAP KECUALI BAB IV - Aziz Devri.pdf - Published Version Download (5MB) | Preview |
|
|
Text (Hasil)
BAB IV HASIL DAN PEMBAHSAN - Aziz Devri.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (917kB) |
||
|
Text (Pernyataan)
Surat persetujuan publikasi - Aziz Devri.pdf - Published Version Download (987kB) | Preview |
Abstract
Fenomena kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kedokteran telah memungkinkan manusia untuk memperpanjang usia dan meringankan penderitaan pasien. Namun, perkembangan ini juga menimbulkan dilema etis dan hukum mengenai praktik eutanasia, khususnya eutanasia pasif. Dalam perspektif Islam, masalah ini menjadi sangat penting karena berkaitan dengan hak hidup dan ketentuan Allah SWT atas kehidupan dan kematian. Eutanasia pasif, yang dilakukan dengan cara menghentikan pengobatan, sering menimbulkan perdebatan di kalangan ulama dan praktisi hukum Islam. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: bagaimana pendapat Imam Al-Ghazali tentang eutanasia pasif, bagaimana pandangan Yusuf Al-Qardhawi mengenai eutanasia pasif, dan bagaimana analisis perbandingan (fiqh muqāran) antara pendapat kedua tokoh tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan kualitatif dan perbandingan (fiqh muqāran). Data dikumpulkan melalui studi pustaka, yaitu menelaah karya-karya Imam Al-Ghazali (seperti Ihya Ulumuddin) dan fatwa-fatwa Yusuf Al-Qardhawi, serta literatur sekunder lainnya yang relevan. Analisis data dilakukan dengan metode deduktif dan komparatif untuk menemukan persamaan dan perbedaan pendapat antara kedua tokoh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Imam Al-Ghazali menolak segala bentuk eutanasia, baik aktif maupun pasif, karena dianggap sebagai bentuk mendahului ketentuan Allah SWT. Sementara itu, Yusuf Al-Qardhawi membolehkan eutanasia pasif dalam kondisi tertentu, khususnya ketika pengobatan tidak lagi membawa manfaat dan hanya memperpanjang penderitaan pasien. Dengan demikian, terdapat perbedaan mendasar dalam memaknai euthanasia pasif antara kedua tokoh. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam bagi masyarakat mengenai hukum Islam dalam menghadapi persoalan medis kontemporer. Kata Kunci: Eutanasia Pasif, Imam Al-Ghazali, Yusuf Al-Qardhawi, Fiqh Muqāran, Hukum Islam.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 000 Karya Umum | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Perbandingan Mazhab dan Hukum | ||||||||||||
| Depositing User: | Mr. doni s | ||||||||||||
| Date Deposited: | 17 Jul 2025 01:26 | ||||||||||||
| Last Modified: | 17 Jul 2025 01:26 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/90477 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
