Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

ANALISIS HUKUM TERHADAP GANTI KERUGIAN YANG TERBATAS BERDASARKAN KLAUSULA EKSONERASI OLEH PIHAK EKSPEDISI DALAM TRANSAKSI BELANJA ONLINE

HAIRUNNISA, - (2025) ANALISIS HUKUM TERHADAP GANTI KERUGIAN YANG TERBATAS BERDASARKAN KLAUSULA EKSONERASI OLEH PIHAK EKSPEDISI DALAM TRANSAKSI BELANJA ONLINE. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text (Gabungan)
SKRIPSI LENGKAP KECUALI BAB IV - KHAIRUNNISA Ilmu Hukum S1.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview
[img] Text (hasil)
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN - KHAIRUNNISA Ilmu Hukum S1.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (857kB)
[img]
Preview
Text (Pernyataan)
pernyataan hak cipta - KHAIRUNNISA Ilmu Hukum S1.pdf - Published Version

Download (520kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini mengkaji pembatasan ganti rugi oleh perusahaan ekspedisi melalui klausula eksonerasi dalam transaksi belanja online, serta kesesuaiannya dengan prinsip hukum perjanjian dan perlindungan konsumen di Indonesia. Masalah yang dianalisis mencakup: (1) analisis klausula eksonerasi mengenai ganti kerugian terbatas oleh pihak ekspedisi dalam perspektif hukum perlindungan konsumen, dan (2) dampak penerapan klausula tersebut terhadap pemenuhan hak konsumen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai legalitas klausula eksonerasi yang digunakan oleh ekspedisi seperti J&T, JNE, dan Shopee Express, serta untuk mengungkap konsekuensi yuridis terhadap konsumen yang dirugikan akibat kerusakan atau kehilangan barang. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, mengacu pada Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, dan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa klausula pembatasan tanggung jawab yang membatasi ganti rugi maksimal (hanya 10 kali ongkos kirim) bertentangan dengan ketentuan Pasal 18 UUPK karena mengalihkan tanggung jawab secara sepihak dan melemahkan posisi konsumen. Selain itu, penerapan klausula tersebut berdampak langsung pada tidak terpenuhinya hak-hak konsumen. Kesimpulan penelitian ini menegaskan pentingnya revisi kebijakan ganti rugi oleh pihak ekspedisi agar sesuai dengan asas keadilan, kepastian hukum, dan perlindungan konsumen. Kata Kunci: Klausula Eksonerasi, Ganti Kerugian, Ekspedisi, Perlindungan Konsumen, Transaksi Online.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorMohd. Kastulani, -2009096301kastupku123@gmail.com
Thesis advisor⁠Roni Kurniawan, -2021018601⁠ronikurniawan@uin-suska.ac.id
Subjects: 000 Karya Umum
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Mr. doni s
Date Deposited: 17 Jul 2025 02:26
Last Modified: 17 Jul 2025 02:26
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/90459

Actions (login required)

View Item View Item