RAHMAT SAPUTRA, - (2025) TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP LARANGAN NIKAH BAGITO PADA MASYARAKAT ADAT DESA UKUI DUA KECAMATAN UKUI KABUPATEN PELALAWAN. Skripsi thesis, UIN SUSKA.
|
Text
PERNYATAAN UPLOAD - Rahmat Saputra.pdf Download (575kB) | Preview |
|
|
Text
SKRIPSI RAHMAT SAPUTRA - Rahmat Saputra.pdf Download (5MB) | Preview |
|
|
Text (BAB HASIL)
BAB IV - Rahmat Saputra.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
ABSTRAK Rahmat Saputra (2025): Tinjauan Hukum Islam Terhadap Larangan Nikah Bagito Pada Masyarakat Adat Desa Ukui Dua Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan Tidak sedikit adat istiadat di Desa Ukui Dua Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan salah satunya adalah larangan nikah bagito. Bagito adalah perbuatan orang tua zaman dahulu yakni suatu kesepakatan kedua belah pihak berupa sebuah pengakuan persaudaraan yang didalamnya terdapat sumpah gito. Oleh sebab itu peneliti sangat tertarik untuk memebahas lebih dalam tentang permasasalahan tersebut dengan membuat penelitian yaitu tinjauan hukum Islam terhadap larangan nikah bagito pada masyarakat adat Desa Ukui Dua Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan. Tujuan dari penelitian ini adalah guna menegetahui konsep larangan nikah bagito pada masyarakat adat Desa Ukui Dua Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan dan bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap larangan nikah bagito pada masyarakat adat Desa Ukui Dua Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yang dilaksanakan di Desa Ukui Dua Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan dengan menggunakan sosiologis yuridis. Informen penelitian ini adalah tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat dan masyarakat Desa Ukui Dua Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan dan sampel penelitian ini yaitu 3 tokoh adat, 3 tokoh agama, 3 tokoh masyarakat dan 3 orang masyarkat dengan menggunakan metode pureposive sampling. Sumber data premier dalam penelitian ini adalah data yang diperoleh langsung dari informasi. Dan sumber data sekunder yaitu buku-buku, artikel dan jurnal. Sedangkan Teknik pengumpulan data penelitian ini berupa observasi, wawancara dan doumentasi. Teknik analisis yang digunakan adalah metode deskriptif. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu: pertama, laangan nikah bagito adalah larangan yang ditimbulkan adanya pelaksanaan adat bagito sebagaimana bagito adalah perbuatan orang tua zaman dahulu yakni suatu kesepakatan kedua belah pihak berupa sebuah pengakuan persaudaraan dan terdapat sumpah gito didalamnya. Kedau, larangan nikah bagito ini bertentangan dengan hukum Islam karen larangan tersebut dapat menimbulkan kemudharatan jika dilanggar. Dan denda adat yang dibebankan kepada orang melanggar tidak sesuai dengan denda atau kifarat yang harus dibayar menurut sayriat Islam. Kata Kunci : pernikahan, adat, larangan nikah bagito, hukum Islam, kesepakatan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 300 Ilmu Sosial > 340 Ilmu Hukum 297 Islam |
||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhsiyah) | ||||||||||||
| Depositing User: | Gusneli - | ||||||||||||
| Date Deposited: | 16 Jul 2025 13:34 | ||||||||||||
| Last Modified: | 16 Jul 2025 13:35 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/90441 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
