ALIF MAULANA INDRA, - (2025) PELAKSANAAN MEDIASI OLEH NINIAK MAMAK DALAM PENYELESAIAN KONFLIK KELUARGA MENURUT HUKUM KELUARGA ISLAM DI KELURAHAN PASAR AMBACANG KECAMATAN KURANJI KOTA PADANG. Skripsi thesis, UIN SUSKA.
|
Text
PERNYAYTAAN UPLOAD - Alif Maulana.pdf Download (588kB) | Preview |
|
|
Text
BAB IV - Alif Maulana.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text (BAB HASIL)
SKRIPSI ALIF MAULANA INDRA - Alif Maulana.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
ABSTRAK Alif Maulana (2025): PELAKSANAAN MEDIASI OLEH NINIAK MAMAK DALAM PENYELESAIAN KONFLIK KELUARGA MENURUT HUKUM KELUARGA ISLAM DI KELURAHAN PASAR AMBACANG KECAMATAN KURANJI KOTA PADANG Penulisan skripsi ini dilatarbelakangi oleh adanya kasus konflik keluarga yang terjadi di Kelurahan Pasar Ambacang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, konflik yang diteliti lebih kepada konflik keluarga yang terjadi dalam ranah pergesekan antara keluarga yang masih mempunyai hubungan darah atau Dunsanak, dalam permasalahan yang timbul dari beberapa sebab dan mengakibatkan terjadinya pergesekan yang menjadi konflik yang dapat memutus tali hubungan silaturahmi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan mediasi dalam menyelesaikan konflik keluarga di masyarakat setempat serta menelaahnya dari perspektif hukum keluarga Islam. Permasalahan konflik keluarga yang terjadi, sering kali diselesaikan secara musyawarah melalui mediasi oleh tokoh masyarakat, seperti ninik mamak, alim ulama, atau tokoh adat, sehingga permasalahan yang terjadi tidak sampai dibawa ke ranah hukum Pengadilan dan cukup selesai saja dengan damai. Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan(Field Reseach) menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan yuridis-sosiologis. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan pihak-pihak terkait, seperti Niniak Mamak, Alim Ulama, Lurah, dan keluarga yang bersengketa, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mediasi di Kelurahan Pasar Ambacang berjalan secara non-formal dengan mengedepankan nilai kekeluargaan, musyawarah, dan kearifan lokal. Meskipun tidak mengikuti prosedur mediasi formal sebagaimana dalam Peraturan Mahkamah Agung, praktik ini sejalan dengan prinsip-prinsip hukum keluarga Islam yang mendorong ishlah (perdamaian) dan mencegah perpecahan. Dari tinjauan hukum keluarga Islam, pelaksanaan mediasi tersebut sesuai dengan prinsip maqashid al-syari‟ah dalam menjaga keutuhan rumah tangga, serta menunaikan perintah Allah untuk menyelesaikan perselisihan secara damai sebagaimana tercantum dalam QS. An-Nisa ayat 35. Penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan peran lembaga resmi dan pelatihan mediasi berbasis syariah guna memperkuat penyelesaian konflik keluarga secara lebih profesional dan islami. Kata Kunci: Mediasi, Konflik Keluarga, Hukum Keluarga Islam
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | 200 Agama | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhsiyah) | ||||||||
| Depositing User: | Gusneli - | ||||||||
| Date Deposited: | 16 Jul 2025 12:42 | ||||||||
| Last Modified: | 16 Jul 2025 12:43 | ||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/90438 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
