Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

METODE MENGENAL TUHAN DALAM HAYY BIN YAQZHAN KARYA IBNU THUFAIL DAN QISSHATUL IMAN KARYA NADIM AL-JISR

RAUUF AGHANILY. Y, - (2025) METODE MENGENAL TUHAN DALAM HAYY BIN YAQZHAN KARYA IBNU THUFAIL DAN QISSHATUL IMAN KARYA NADIM AL-JISR. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text (Gabungan)
GABUNGAN SKRIPSI KECUALI BAB HASIL - RA'UUF AGHANILY. Y Aqidah dan Filsafat Islam.pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview
[img] Text (Hasil)
BAB HASIL - RA'UUF AGHANILY. Y Aqidah dan Filsafat Islam.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[img]
Preview
Text (Pernyataan)
PERNYATAAN PUBLIKASI - RA'UUF AGHANILY. Y Aqidah dan Filsafat Islam.pdf - Published Version

Download (336kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini membahas metode mengenal Tuhan menurut Ibnu Thufail dalam karya Hayy bin Yaqzhan dan Syekh Nadim al-Jisr dalam Qisshatul Iman. Fokus kajian terletak pada perbandingan pendekatan kedua tokoh dalam menjelaskan proses pencarian dan pemahaman terhadap Tuhan. Penelitian ini merupakan studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber utama yang digunakan adalah versi terjemahan kedua karya tersebut dalam bahasa Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat perbedaan dalam metode dan gaya penyampaian, di mana Hayy bin Yaqzhan disampaikan dalam bentuk kisah alegoris-filosofis, sedangkan Qisshatul Iman berbentuk narasi dialogis rasional—keduanya menekankan pentingnya peran akal dalam mengenal Tuhan. Ibnu Thufail meyakini bahwa akal murni yang tidak terpengaruh oleh lingkungan sosial mampu mencapai pengetahuan ketuhanan secara mandiri. Sementara itu, Nadim al-Jisr menekankan penggunaan akal yang didukung penalaran ilmiah dan filsafat sebagai sarana membantah paham ateisme dan materialisme modern. Kedua tokoh ini menolak pandangan ateistik yang menafikan dimensi spiritual manusia, serta menegaskan bahwa eksistensi Tuhan dapat dijangkau melalui perenungan filosofis, pengalaman eksistensial, dan rasionalitas yang sehat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan filosofis dan spiritual bukanlah dua hal yang saling bertentangan, melainkan dapat bersinergi untuk membentuk pemahaman teologis yang lebih komprehensif. Perbandingan ini memberikan kontribusi bagi pengembangan wacana teologi Islam kontemporer, khususnya dalam konteks integrasi antara akal dan spiritualitas dalam upaya manusia mengenal Tuhan. Kata Kunci: Mengenal Tuhan, Ibnu Thufail, Nadim al-Jisr, Hayy bin Yaqdzhan, Qisshatul Iman.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorM. ARRAFIE ABDUH, -2010075801arrafieabduh@uin-suska.ac.id
Thesis advisorKHAIRIAH, -2016017302Khairiah@uin-suska.ac.id
Subjects: 000 Karya Umum
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Ilmu Aqidah dan Filsafat
Depositing User: Mr. doni s
Date Deposited: 17 Jul 2025 03:53
Last Modified: 17 Jul 2025 03:53
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/90341

Actions (login required)

View Item View Item