YULIZA AZZAHRA, - (2025) PELAKSANAAN NIKAH ULANG SETELAH MELAHIRKAN BAGI WANITA HAMIL KARENA ZINA DI DESA KOTO PERAMBAHAN KECAMATAN KAMPA KABUPATEN KAMPAR PERSPEKTIF HUKUM ISLAM. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
|
Text (BAB GABUNGAN)
SKRIPSI YULIZA AZZAHRA - ara.pdf Download (5MB) | Preview |
|
|
Text (BAB HASIL)
BAB IV - ara.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
||
|
Text (SURAT PUBLIKASI)
pernyataan upload yuliza - ara.pdf Download (562kB) | Preview |
Abstract
ABSTRAK Yuliza Azzahra, (2025): Pelaksanaan Nikah Ulang Setelah Melahirkan Bagi Wanita Hamil Karena Zina di Desa Koto Perambahan Kecamatan Kampa Kabupaten Kampar Perspektif Hukum Islam Penelitian ini di latar belakangi Pelaksanaan nikah ulang yang di laksanakan oleh Masyarakat desa Koto Perambahan, dimana masyarakat menganggap nikah dalam keadaan hamil itu tidak sah, maka dari itu masyarakat melaksanakan nikah ulang setelah melahirkan terhadap wanita hamil karena zina. Adapun yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu: Bagaimana pelaksanaan nikah ulang setelah melahirkan bagi wanita hamil karena zina di Desa Koto Perambahan Kecamatan Kampa Kabupaten Kampar dan Bagaimana tinjauan nikah ulang setelah melahirkan bagi wanita hamil karena zina menurut perspektif hukum islam. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah data primer data sekunder. Adapun primer merupakan hasil dari wawancara terhadap subyek penelitian, sedangkan data sekunder didapat melalui studi kepustakaan pendalaman terhadap buku ataupun karya ilmiah yang berhubungan dengan nikah ulang. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun jumlah keseluruhan informan penelitian dalam penelitian ini yaitu ada 6 orang, 4 orang suami istri yang melakukan pernikahan ulang setelah melahirkan bagi Wanita hamil akibat zina, 1 orang tokoh masyarakat dan 1 tokoh agama di desa Koto Perambahan. Hasil dari penelitian ini adalah Pandangan tokoh agama, tokoh masyarakat tentang pernikahan dari wanita hamil di luar nikah di haruskan untuk di ulang. Sedangkan menurut Kompilasi Hukum Islam (KHI) pada pasal 53 ayat 3 pernikahan wanita hamil akibat zina ini tidak perlu dilaksanakan nikah ulang lagi. Faktor yang menyebabkan terjadinya nikah ulang yaitu untuk membedakan status anak pertama dengan anak selanjutnya, agar terhindar dari malu dan dari aib, untuk mendapatkan status yang jelas dan sah dan agar kehormatan keluarga bisa terjaga Kembali. Menurut hukum Islam pelaksanaan nikah ulang setelah melahirkan bagi wanita hamil karena zina bahwasannya hukum nikah ulang boleh. Karena di dalam memperbarui nikah terdapat unsur tajammul (memperindah) dan ihtiyaṭ (kehati-hatian dari sepasang suami-istri). Kata Kunci: Nikah Ulang, Hamil karena Zina, Hukum Islam
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 000 Karya Umum | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhsiyah) | ||||||||||||
| Depositing User: | Mrs. Rasdanelis - | ||||||||||||
| Date Deposited: | 16 Jul 2025 01:18 | ||||||||||||
| Last Modified: | 16 Jul 2025 01:18 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/90274 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
