RINI SALSABILAH HSB, - (2025) ANALISIS PENERAPAN PRINSIP KEHATI-HATIAN DALAM MEMINIMALISIR RISIKO PEMBIAYAAN MACET PADA BMT INDRAGIRI CABANG PEKANBARU. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
|
Text (BAB GABUNGAN)
SKRIPSI LENGKAP KECUALI BAB HASIL - RINI SALSABILAH HSB Ekonomi Syariah S1.pdf - Published Version Download (2MB) | Preview |
|
|
Text (BAB HASIL)
BAB HASIL - RINI SALSABILAH HSB Ekonomi Syariah S1.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (989kB) |
||
|
Text (SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI)
Surat Persetujuan Publikasi rinsal - RINI SALSABILAH HSB Ekonomi Syariah S1.pdf - Published Version Download (315kB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini dilatar belakangi oleh bertambahnya jumlah pembiayan macet yang meningkat dari 5 kasus pada tahun 2024 menjadi 7 kasus pada tahun 2025. Hal ini mengindikasikan penurunan kualitas pembiayaan, kemungkinan akibat lemahnya analisis kelayakan dan kurangnya monitoring. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan penerapan prinsip kehati-hatian dalam meminimalisir resiko pembiayaan macet pada BMT Indragiri Cabang Pekanbaru, menjelaskan Faktor apa saja yang menyebabkan terjadinya pembiayaan macet pada BMT Indragiri Cabang Pekanbaru, dan menjelaskan efektivitas penerapan prinsip kehati-hatian dalam meminimalisir resiko pembiayaan macet pada BMT Indragiri Cabang Pekanbaru. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research), teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan wawancara, dan Informan penelitian ini adalah manager dan teller, Kemudian dianalisis menggunakan model reduksi data, tampilan data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BMT Indragiri cabang Pekanbaru telah menerapkan prinsip kehati-hatian melalui analisis 5C (Character, Capital, Capacity, Collateral, dan Condition of Economic) dengan fokus pada character dan capacity, prinsip yang berpotensi dalam resiko pembiayaan macet adalah Character, serta menerapkan 7P (Party, Purpose, Payment, Profitability, Protection, Personality, dan Prospect) . Faktor penyebab pembiayan macet pada BMT Indragiri cabang Pekanbaru ini disebabkan oleh kurangnya monitoring, penurunan omzet usaha anggota, jenis usaha yang berisiko, dan minimnya pemahaman terhadap akad. BMT merespons dengan pendekatan kekeluargaan melalui komunikasi dan penagihan langsung tanpa denda, guna menjaga hubungan baik dan mendorong tanggung jawab anggota. Efektivitas penerapan prinsip kehati-hatian dalam meminimalisir resiko pembiayaan macet pada BMT Indragiri Cabang Pekanbaru terlihat dari 7 anggota yang mengalami pembiayaan macet dan hanya 1 yang berhasil melunasi. Hal ini berdampak pada terganggunya arus kas, penurunan pendapatan dan SHU, serta menghambat operasional.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 000 Karya Umum | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Ekonomi Syari'ah | ||||||||||||
| Depositing User: | Ms. Ernawati | ||||||||||||
| Date Deposited: | 14 Jul 2025 05:36 | ||||||||||||
| Last Modified: | 14 Jul 2025 05:36 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/90072 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
