Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

USULAN PERENCANAAN PERAWATAN MESIN BATCHING PLANT DALAM PRODUKSI BETON CAIR MENGGUNAKAN METODE RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE (RCM) DAN FAILURE MODE EFFECT ANALYSIS (FMEA) (STUDI KASUS : PT. XYZ)

MUHAMMAD AMIN, - (2025) USULAN PERENCANAAN PERAWATAN MESIN BATCHING PLANT DALAM PRODUKSI BETON CAIR MENGGUNAKAN METODE RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE (RCM) DAN FAILURE MODE EFFECT ANALYSIS (FMEA) (STUDI KASUS : PT. XYZ). Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img]
Preview
Text (BAB GABUNGAN)
TUGAS AKHIR MUHAMMAD AMIN - Joetas Suer.pdf

Download (3MB) | Preview
[img] Text (BAB HASIL)
BAB IV-V - Joetas Suer.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img]
Preview
Text (SURAT PUBLIKASI)
surat serah upload - Joetas Suer.pdf

Download (572kB) | Preview

Abstract

USULAN PERENCANAAN PERAWATAN MESIN BATCHING PLANT DALAM PRODUKSI BETON CAIR MENGGUNAKAN METODE RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE (RCM) DAN FAILURE MODE EFFECT ANALYSIS (FMEA) (STUDI KASUS : PT. XYZ) MUHAMMAD AMIN 12050213383 Tanggal Sidang : 8 juli 2025 Tanggal Wisuda : Program Studi Teknik Industri Fakultas Sains dan Teknikologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Jl. Soebrantas KM.18 N0. 155 Pekanbaru Perawatan mesin memainkan peran krusial dalam memastikan kelangsungan dan efisiensi proses produksi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah rencana perawatan untuk mesin Batching Plant dengan memanfaatkan pendekatan Reliability Centered Maintenance (RCM) serta analisis Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Metode RCM berfungsi untuk menentukan bagian-bagian penting dari mesin dengan mempertimbangkan fungsi serta dampak yang ditimbulkan jika terjadi kegagalan. Selanjutnya, metode FMEA digunakan untuk menganalisis berbagai mode kegagalan, mencari tahu penyebab serta dampaknya. Metode ini juga menghitung nilai Risk Priority Number (RPN) untuk membantu menemukan komponen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa komponen penting memiliki nilai RPN yang tinggi, yang menandakan perlunya tindakan perawatan preventif secara sistematis dan berkelanjutan yang mana pada analisa FMEA ditemukan bahwa komponen kritis adalah motor conveyor, papan kontrol, selenoid, bearing conveyor, dan oil pressure gauge. Rencana perawatan yang dibuat diharapkan dapat menurunkan tingkat kerusakan, meningkatkan ketersediaan mesin, dan mendukung kelancaran operasional dari produksi ready mix concrete. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengambilan keputusan teknis yang berkaitan dengan manajemen pemeliharaan mesin Batching Plant, sehingga dapat dilakukan dengan cara yang lebih efisien dan efektif. Dengan memberikan usulan perencanaan perawatan sebagai solusinya. Kata Kunci: batching planrt, Beton, FMEA, Perawatan, RCM

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorRIKA, -2022047903rika@uin-suska.ac.id
Thesis advisorMUHAMMD IHSAN HAMDY, -2030078601muhammd.ihsan.hamdy@uin-suska.ac.id
Subjects: 000 Karya Umum
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Teknik Industri
Depositing User: Mrs. Rasdanelis
Date Deposited: 11 Jul 2025 08:09
Last Modified: 11 Jul 2025 08:09
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/89971

Actions (login required)

View Item View Item