SINDI OKTRIANDA, - (2025) STUDI KOMPARATIF TAFSIR MAQASHIDI THAHIR IBNU ‘ASYUR DAN ABDUL MUSTAQIM (Tela’ah Ayat-Ayat Pakaian Syar’i). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
|
Text (BAB GABUNGAN)
SKRIPSI FUL KECUALI BAB IV SINDI OKTRIANDA - Sindi Oktrianda.pdf - Published Version Download (2MB) | Preview |
|
|
Text (BAB HASIL)
SKRIPSI BAB IV SINDI OKTRIANDA - Sindi Oktrianda.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
||
|
Text (SURAT PERNYATAAN)
SURAT PUBLIKASI SINDI - Sindi Oktrianda.pdf - Published Version Download (345kB) | Preview |
Abstract
Inovasi dalam penafsiran Al-Qur’an telah melahirkan berbagai kajian baru. Salah satu di antaranya adalah tentang Maqashidi. Teori atau metode maqashidi banyak dilahirkan oleh para pemikir muslim seperti Jasser Auda, Wasfi Ashur, Ibnu ‘Asyur, Abdul Mustaqim dan lain-lainnya. Penelitian ini fokus kepada kajian maqashidi Ibnu ‘Asyur dalam kitab at-Tahrir wa at-Tanwir dan Abdul Mustaqim dalam kitab yang berjudul at-Tafsir al-Maqashidi: Al-Qadayah al-Mu’asirah fi Dau’i Al-Qur’an wa as-Sunnah an-Nabawiyyah. Adapun objek yang dibahas adalah ayat-ayat berkaitan tentang pakaian. Jenis penelitian pada kajian ini adalah library research dengan menggunakan metode deskripstif-analitis-komparatif yang mencoba mendeskripsikan penafsiran kedua tokoh tersebut yang dilihat dari metode maqashidinya, serta mengkomparasikan kedua penafsirannya. Sumber data utama penelitian ini, yaitu menggunakan Tahrir wa at-Tanwir karya Ibnu ‘Asyur dan at-tafsir al-maqashidi: Al-Qadayah al-Mu’asirah fi Dau’i Al-Qur’an wa as-Sunnah an-Nabawiyyah karya Abdul Mustaqim. Hasil penemuan penelitian ini menunjukkan teori maqashidi Abdul Mustaqim merupakan bentuk pengembangan dari teori maqashidi ulama-ulama terdahulu salah satunya yaitu Ibnu ‘Asyur. Nilai pembaharuan yang dilakukan Abdul Mustaqim itu adalah adanya semangat moderasi beragama yang di usung di setiap tema penafsirannya. Sehingga ditemukan kedua penafsiran tersebut dalam menafsirkan surah Al-A’raf: 26, 31 dan Al-Ahzab:59 yaitu penafsiran Ibnu ‘Asyur menekankan kepada aspek ritual dan hukum pakaian secara konkret, sedangkan penafsiran Abdul Mustaqim menggabungkan dimensi lahir dan batin dengan pendekatan sosial. Adapun analisis maqashidinya Ibnu ‘Asyur fokus pada perbaikan tauhid, perbaikan akhlak,dan pensyariatan hukum islam. Sedangkan Abdul Mustaqim fokus pada menutup aurat (hifz ad-din) dan perlindungan tubuh dari cuaca (hifz al-nafs), aturan berpakaian (hifz daulah), dan keamanan diri (hifz al-nafs) Kata kunci: Tafsir Maqashidi, Thahir Ibnu ‘Asyur, Abdul Mustaqim, Pakaian Syar’i
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 000 Karya Umum | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Ilmu Alqur'an dan Tafsir | ||||||||||||
| Depositing User: | Mr. doni s | ||||||||||||
| Date Deposited: | 11 Jul 2025 07:52 | ||||||||||||
| Last Modified: | 11 Jul 2025 07:52 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/89966 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
