TIARA KHAIRANI (2025) MAKNA ASYIDDA’U ‘ALAL KUFFAR DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KEHIDUPAN SOSIAL (Studi Komparatif Tafsir Al-Jami’ Li-Ahkam Al-Qur’an dan Tafsir Al-Misbah). Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
|
Text (BAB GABUNGAN)
SKRIPSI LENGKAP KECUALI BAB HASIL - TIARA KHAIRANI Ilmu Alquran dan Tafsir S1.pdf - Published Version Download (2MB) | Preview |
|
|
Text (BAB HASIL)
BAB HASIL - TIARA KHAIRANI Ilmu Alquran dan Tafsir S1.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
||
|
Text (SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI)
PERNYATAAN PUBLIKASI TIARA - TIARA KHAIRANI Ilmu Alquran dan Tafsir S1.pdf - Published Version Download (402kB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna frasa asyiddā’u ‘alal kuffār dalam Surah Al-Fath ayat 29 serta mengkaji implikasinya terhadap kehidupan sosial umat Islam. Ayat ini sering disalahpahami sebagai pembenaran atas tindakan kekerasan terhadap non-Muslim, padahal konteks ayat menekankan ketegasan yang dilandasi keadilan, bukan kekerasan membabi buta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan tafsir komparatif, serta menjadikan dua sumber utama tafsir, yaitu Al-Jāmi’ Li-Ahkām Al-Qur’ān karya alQurṭubī sebagai representasi tafsir klasik dan Tafsir Al-Misbah karya M. Quraish Shihab sebagai representasi tafsir kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa frasa asyiddā’u ‘alal kuffār dalam kedua tafsir merujuk pada sikap tegas umat Islam terhadap orang-orang kafir yang memusuhi Islam, terutama dalam konteks konflik atau peperangan, bukan dalam interaksi sosial sehari-hari yang damai. Al-Qurṭubī menekankan aspek pembelaan terhadap agama dan umat, sedangkan Quraish Shihab lebih menyoroti pentingnya proporsionalitas dan konteks sosial dalam memahami ayat tersebut. Secara sosial, pemahaman yang benar terhadap ayat ini penting agar umat Islam tidak terjebak pada dua kutub ekstrem seperti radikalisme atau sikap permisif terhadap ancaman terhadap iman. Implikasi dari penelitian ini memperlihatkan bahwa umat Islam dituntut bersikap tegas terhadap segala bentuk ancaman terhadap akidah, namun tetap menjunjung tinggi etika Islam dalam kehidupan sosial, termasuk dalam berinteraksi dengan non-Muslim secara damai dan adil. Kajian ini diharapkan dapat menjadi kontribusi dalam membangun pemahaman yang moderat terhadap teks-teks keagamaan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.1 Sumber-sumber Agama Islam, Kitab Suci Agama Islam > 297.1226 Tafsir Al-Qur'an, Ilmu Tafsir | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Ilmu Alqur'an dan Tafsir | ||||||||||||
| Depositing User: | Ari Eka Wahyudi | ||||||||||||
| Date Deposited: | 10 Jul 2025 07:21 | ||||||||||||
| Last Modified: | 10 Jul 2025 07:21 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/89832 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
