Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

KONSEP WARA’ PERSPEKTIF ABU NASHR AS-SARRAJ DAN IMAM AL- QUSYAIRI SERTA IMPLIKASINYA DI ERA KONTEMPORER

IRDA MAYORI, - (2025) KONSEP WARA’ PERSPEKTIF ABU NASHR AS-SARRAJ DAN IMAM AL- QUSYAIRI SERTA IMPLIKASINYA DI ERA KONTEMPORER. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img]
Preview
Text (BAB GABUNGAN)
SKRIPSI FULL - IRDA MAYORI Aqidah dan Filsafat Islam S1.pdf - Published Version

Download (5MB) | Preview
[img] Text (BAB HASIL)
HASIL DAN PEMBAHASAN - IRDA MAYORI Aqidah dan Filsafat Islam S1.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (815kB)
[img]
Preview
Text (SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI)
img20250708_14392728 - IRDA MAYORI Aqidah dan Filsafat Islam S1.pdf - Published Version

Download (104kB) | Preview

Abstract

ABSTRAK Skripsi ini membahas konsep wara’ dalam tasawuf menurut dua tokoh utama, yakni Abu Nashr As-Sarraj melalui kitab al-Luma’ dan Imam Al-Qusyairi melalui kitab Risalah Qusyairiyah. Wara’ merupakan salah satu maqam (tingkatan spiritual) penting dalam tasawuf yang secara harfiah berarti menjauhi segala hal yang syubhat (samar, tidak jelas hukumnya) dan segala perbuatan yang tidak bermanfaat. Dalam pandangan as-Sarraj, wara’ menempati posisi kedua setelah taubat dalam struktur maqamat, dan memegang peran sentral dalam proses pensucian jiwa seorang salik (pencari spiritual). Sementara itu, Imam Al-Qusyairi menekankan bahwa wara’ adalah sikap berhati-hati terhadap segala yang haram dan syubhat, serta mengutamakan tindakan yang mendekatkan diri kepada Allah semata-mata demi keridhaan-Nya. Tujuan penulisan skripsi menguraikan konsep wara’menurut Abu Nashr as-Sarraj dan Imam al-Qushairi, serta mengemukakan implikasi pemikiran kedua tokoh tersebut untuk zaman sekarang. Rumusan masalah penelitian ini yaitu: Bagaimana wara’ menurut Abu Nashr as-Sarraj dan Imam al-Qushairi? Bagaimana implikasi wara’menurut Abu Nasr as-Sarraj dan Imam al-Qusyairi kepada umat Islam di era kontemporer? Penelitian ini menggunakan metode library research (pustaka) karena data yang digunakan dari sumber primer berupa buku kedua tokoh, dan sumber sekunder, berupa buku yang terkait, artikel jurnal, skripsi, tesis, disertasi dan website. Melalui metode tersebut diperoleh hasil penelitian bahwa konsep wara’ tersebut relevan dan dapat diimplementasikan dalam kehidupan didunia dalam upaya untuk menjaga integritas moral dan spiritual umat Islam di tengah tantangan zaman yang penuh godaan duniawi. Dari referensi juga ditemukan bahwa wara’ menurut kedua tokoh tersebut memiliki persamaan dalam hal penekanan pada kehati-hatian dan sikap menjauhi segala yang tidak jelas hukumnya, dalam pelaksanaannya sesuai konteks kitab masing-masing. Konsep ini sangat relevan untuk kekinian, dan dapat menjadi pedoman etis dan spiritual dalam menghadapi tantangan kehidupan modern yang semakin kompleks. Kata Kunci:Konsep , Wara’, Abu Nashr As- Sarraj, Imam Al- Qusyairi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorM. Arrafie Abduh, -2010075801m.arrafie.abduh@uin-suska.ac.id
Thesis advisorRina Rehayati, -2029046902rina.rehayati@uin-suska.ac.id
Subjects: 000 Karya Umum
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Ilmu Aqidah dan Filsafat
Depositing User: Ms. Ernawati
Date Deposited: 09 Jul 2025 06:51
Last Modified: 09 Jul 2025 06:51
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/89714

Actions (login required)

View Item View Item