EZZI AGUSTIN, - (2025) FENOMENA PERNIKAHAN DINI YANG TERJADI DI DESA PEBAUN HULU DITINJAU MENURUT HUKUM ISLAM. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
|
Text (BAB GABUNGAN)
SKRIPSI EZZI AGUSTIN - EZZI AGUSTIN Hukum Keluarga (AH).pdf Download (5MB) | Preview |
|
|
Text (BAB HASIL)
BAB IV - EZZI AGUSTIN Hukum Keluarga (AH).pdf Restricted to Repository staff only Download (652kB) |
||
|
Text
PERNYATAAN SERAH UPLOAD - EZZI AGUSTIN Hukum Keluarga (AH).pdf Download (516kB) | Preview |
Abstract
ABSTRAK Ezzi Agustin (2025) Fenomena Pernikahan Dini Yang Terjadi Di Desa Pebaun Hulu Ditinjau Menurut Hukum Islam Pernikahan dini adalah pernikahan sebelum seseorang baligh secara fisik dan mental, sehingga belum siap menjalankan rumah tangga dan berisiko menimbulkan mudharat. Menurut Pasal 7 ayat (1) UU No. 16 Tahun 2019, pernikahan hanya diizinkan bagi pria dan wanita yang berusia minimal 19 tahun. Permasalahan dalam penelitian ini adalah meningkatnya angka pernikahan usia dini sebagai dampak dari interaksi sosial yang intens selama kegiatan budaya, tekanan adat, norma sosial, hingga keterbatasan ekonomi dan pendidikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab pernikahan dini, memahami pengaruh tradisi Pacu Jalur terhadap interaksi sosial remaja, serta menganalisis fenomena tersebut dalam perspektif hukum Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap aparat desa dan lima pasangan remaja yang melakukan pernikahan dini, serta observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pernikahan dini di Desa Pebaun Hulu merupakan hasil dari interaksi kompleks antara faktor ekonomi, sosial, budaya, dan rendahnya pendidikan seksual dan agama. Tradisi Pacu Jalur menjadi katalisator yang mempercepat hubungan antar remaja, yang dalam beberapa kasus menyebabkan kehamilan di luar nikah dan mendorong pernikahan sebagai solusi untuk menjaga nama baik keluarga. Dalam Islam, pernikahan harus didasarkan pada kesiapan ruhani, jasmani, dan materi agar tercipta keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah. Pernikahan dini tanpa persiapan matang sering menyebabkan masalah rumah tangga dan kesejahteraan anak terganggu. Tradisi seperti Pacu Jalur yang mendorong pergaulan bebas dapat memicu pernikahan dini, sehingga perlu pengawasan agar sesuai syariat. Pendidikan agama dan peran ulama penting untuk menumbuhkan kesadaran menikah dengan bijak dan bertanggung jawab. Kata Kunci: Pernikahan Dini, Pacu Jalur, Tradisi Lokal, Hukum Islam, Desa Pebaun Hulu.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 000 Karya Umum | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhsiyah) | ||||||||||||
| Depositing User: | Mrs. Rasdanelis - | ||||||||||||
| Date Deposited: | 08 Jul 2025 08:07 | ||||||||||||
| Last Modified: | 08 Jul 2025 08:07 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/89640 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
