MUHAMMAD ALFURQON.M, - (2025) PERAN KERAPATAN ADAT DALAM MENYELESAIKAN SYIQAQ RUMAH TANGGA AKIBAT PERSELINGKUHAN DI NAGARI SALIMPAUNG KABUPATEN TANAH DATAR PROVINSI SUMATERA BARAT PERSPEKTIF HUKUM ISLAM. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
|
Text
TANPA BAB IV - Muhammad Alfurqon.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text
PEMBAHASAN - Muhammad Alfurqon.pdf Download (699kB) | Preview |
|
|
Text
ikhsan - Muhammad Alfurqon.pdf Download (198kB) | Preview |
Abstract
Lembaga Kerapatan Adat Nagari (KAN) merupakan himpunan dari pada niniak mamak atau penghulu yang mewakili suku atau kaumnya yang dibentuk berdasarkan atas hukum adat nagari setempat. Setiap permasalahan adat yang terjadi diselesaikan melalui suatu lembaga yang terdapat di setiap nagari, lembaga tersebut dikenal dengan Kerapatan Adat Nagari (KAN), merupakan suatu lembaga di dalam nagari yang mengurus dan menjaga serta melestarikan adat dan kebudayaan di Minangkabau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Peran Kerapatan Adat dalam menyelesaikan syiqaq rumah tangga akibat perselingkuhan di Nagari Salimpaung dan mengetahui tinjauan hukum Islam terhadap Peran Kerapatan Adat dalam menyelesaikan syiqaq rumah tangga akibat perselingkuhan di Nagari Salimpaung. Penelitian ini termasuk dalam penelitian deskriptif kualitatif di mana penelitian ini bertujuan memahami fenomena syiqaq rumah tangga akibat perselingkuhan yang di alami oleh subyek penelitian. Informan dalam penelitian ini terdiri dari 6 informan yaitu ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Salimpaung dan pengurus Kerapatan Adat Nagari (KAN) Salimpaung 2 pasangan yang berkasus, 1 Alim Ulama, 1 Niniak Mamak. Adapun lokasi penelitian ini dilakukan di nagari Salimpaung, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatra Barat. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah peran Kerapatan Adat dalam menyelesaikan syiqaq rumah tangga akibat perselingkuhan dapat dilihat berdasarkan filosofi “Adaik Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah” penyelesaian syiqaq rumah tangga akibat perselingkuhan oleh Kerapatan Adat Nagari Salimpaung di selesaikan dengan metode Bajanjang Naik Batanggo Turun/secara bertahap dimulai dari tingkat kaum naik ke tingkat suku dan di akhiri oleh pihak Kerapatan Adat Nagari Salimpaung. Tinjauan hukum Islam dalam peran Kerapatan Adat Nagari (KAN) Salimpaung dalam menyelesaikan kasus keretakan rumah tangga akibat perselingkuhan adalah sudah berpegang kepada prinsip Islam, salah satu contoh Kerapatan Adat Nagari (KAN) Salimpaung berusaha memberikan jalan untuk perbaikan dan perdamaian rumah tangga agar kembali utuh.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 000 Karya Umum | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhsiyah) | ||||||||||||
| Depositing User: | Mrs. Rasdanelis - | ||||||||||||
| Date Deposited: | 08 Jul 2025 07:54 | ||||||||||||
| Last Modified: | 08 Jul 2025 07:55 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/89637 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
