MIRZA HASIBUAN, - (2025) KONTEKSTUALISASI HADIS TA’AWUN DALAM MENGHADAPI EMOTIONAL NUMBNESS DAN KEZHOLIMAN SOSIAL DI ERA MODERN. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
|
Text (BAB GABUNGAN)
SKRIPSI LENGKAP KECUALI BAB IV_compressed - MIRZA HASIBUAN Ilmu Hadis S1.pdf - Published Version Download (2MB) | Preview |
|
|
Text (BAB HASIL)
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN - MIRZA HASIBUAN Ilmu Hadis S1.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
||
|
Text (SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI)
PERNYATAAN - MIRZA HASIBUAN Ilmu Hadis S1.pdf - Published Version Download (104kB) | Preview |
Abstract
Skripsi saya yang berjudul Kontekstualisai Hadis Ta’awun Dalam Menghadapi Emotional Numbness dan Kezholiman Sosial Di Era Modern. Perkembangan zaman yang ditandai dengan kemajuan teknologi, urbanisasi, dan individualisme membawa dampak signifikan terhadap kondisi psikologis dan sosial masyarakat. Salah satu fenomena yang kini banyak muncul adalah emotional numbness, yaitu kondisi ketika seseorang mengalami kebekuan emosional tidak mampu merasakan empati, simpati, atau bahkan kehangatan dalam interaksi sosial. Masalah ini tidak hanya berdampak pada individu secara internal, tetapi juga menciptakan keterasingan sosial dan mengikis nilai-nilai kemanusiaan dalam masyarakat. Di sisi lain, muncul pula bentuk-bentuk kezholiman sosial yang makin tersembunyi dan sistemik, seperti pengabaian terhadap penderitaan orang lain, kekerasan emosional, perundungan digital, dan ketidakpedulian terhadap kesehatan mental komunitas. Zhalim dalam perspektif Islam tidak hanya terbatas pada penindasan fisik, tetapi juga mencakup sikap tidak adil, tidak peduli, atau membiarkan penderitaan sesama tanpa upaya pertolongan. Fenomena emotional numbness atau mati rasa secara emosional menjadi tantangan psikologis yang semakin nyata di era modern akibat tekanan hidup, paparan teknologi berlebihan, dan melemahnya ikatan sosial. Dalam konteks ini, nilai-nilai Islam menawarkan solusi spiritual dan sosial yang relevan. Salah satu konsep sentral adalah ta’awun (saling tolong-menolong), sebagaimana terkandung dalam hadis Rasulullah SAW yang mendorong umat untuk saling membantu dalam kebaikan dan takwa. Skripsi ini bertujuan untuk mengkaji kontekstualisasi hadis-hadis tentang ta’awun dalam menghadapi masalah emotional numbness.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 000 Karya Umum | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Ilmu Hadis | ||||||||||||
| Depositing User: | Ms. Ernawati | ||||||||||||
| Date Deposited: | 08 Jul 2025 07:26 | ||||||||||||
| Last Modified: | 08 Jul 2025 07:26 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/89622 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
