NIK BAKRI BIN NIK MAT, - (2025) NILAI FILOSOFIS DAN SOSIOLOGIS NIKAH MISYAR: ANALISIS KITAB ZAWAJ AL-MISYAR HAQIQATUHU WA HUKMUHU KARYA YUSUF AL-QARADHAWI (W.2022 M). Disertasi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
|
Text (BAB GABUNGAN)
BAB I-III, V - Nik bakri bin nik mat.pdf - Published Version Download (3MB) | Preview |
|
|
Text (BAB HASIL)
BAB IV HASIL PENELITIAN - Nik bakri bin nik mat.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (685kB) |
||
|
Text (SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI)
fall20250706_0002_compressed-4 - Nik bakri bin nik mat.pdf - Published Version Download (110kB) | Preview |
Abstract
Menurut Yusuf al-Qaradhawi bahwa dalam sejarahnya kasus fenomena nikah misyar telah terjadi pada masa lalu dan sekarang. Orang-orang Qatar dan Teluk lainnya sering berpergian berbulan-bulan, sebagian nikah dengan kaum awanis (wanita karir mapan dan janda kaya yang memerlukan suami) di Afrika dan Asia secara misyar dengan tujuan untuk mempertahankan hidup dan mengisi kebutuhan biologis sewaktu diperantauan. Peneitian ini bertujuan: (1) untuk mengetahui argumentasi hukum Yusuf al-Qaradhawi dalam menghalalkan nikah misyar; (2) untuk mengetahui nilai filosofis dan sosiologis nikah misyar dalam perspektif Yusuf Al-Qaradhawi; (3) untuk implementasi nikah misyar sebagai penyelesaian bagi kaum awanis menurut padangan Yusuf Al-Qaradhawi. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian hokum (normative) Islam dengan telaah pustaka (Library Research). Penelitian perpustakaan digunakan untuk mendapatkan data-data tertulis yang berkenaan dengan objek penelitian, dengan cara menelusuri tulisan-tulisan yang membahas tentang tema ini dari berbagai sumber, baik yang telah tercetak atau di publish di media online. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) argumentasi hukum Yusuf al-Qaradhawi dalam menghalalkan nikah misyar dalam kitab Zawajul Misyar Haqiqatuhu Wa Hukmuhu yaitu seorang ahli agama tidak mempunyai alasan untuk melarang seseorang wanita untuk melakukan nikah dengan cara misyar yang telah memenuhi rukun dan syarat pernikahan, dengan melakukan tanazul dari sebagian hak-haknya, dengan niat benar-benar murni untuk kebaikan dirinya sendiri; (2) nilai filosofis dan sosiologis nikah misyar dalam perspektif Yusuf Al-Qaradhawi: (a) nilai filosofis nikah misyar bahwa melakukan pernikahan secara misyar mempunyai nilai kebaikan yang penting dan berguna serta diinginkan oleh kaum awanis untuk melakukan hubungan seks antara seorang perempuan dan pria secara sah dengan memenuhi rukun dan syarat pernikahan; (b) nilai sosiologis nikah misyar bahwa nikah misyar mulai tumbuh dan berkembang pada era kehidupan masyarakat muslim sudah mulai modern, yang ditandai dengan banyaknya wanita yang tergolong kaum awanis yang mampu atau kaya yang memerlukan peran seorang suami, dengan memberikan tanazul, sehingga terbebas dari kewajiban terhadap istri; (3) implementasi nikah misyar sebagai penyelesaian bagi kaum awanis menurut padangan Yusuf Al-Qaradhawi bahwa implementasi pernikahan secara misyar oleh kaum awanis mempunyai rukun dan syarat yang sama dengan pernikahan yang ada dalam Islam, sehingga sudah banyak dipraktekkan dinegara-negara timur tengah seperti Qatar dan Afrika, bahkan sudah ada di Indonesia, Malaysia dan bahkan sudah dilegalkan di Arab Saudi.
| Item Type: | Thesis (Disertasi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 000 Karya Umum | ||||||||||||
| Divisions: | Program Pascasarjana > S3 > Hukum Keluarga | ||||||||||||
| Depositing User: | Mr Eko Syahputra | ||||||||||||
| Date Deposited: | 07 Jul 2025 08:41 | ||||||||||||
| Last Modified: | 07 Jul 2025 08:41 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/89557 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
