M. ZACKY, - (2025) TAMSIL HATI SEPERTI BATU DALAM QS. AL-BAQARAH: 74 MENURUT PERSPEKTIF ZAMAKHSYARI DAN ZAGHLUL AN-NAJJAR. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
|
Text (BAB GABUNGAN)
SKRIPSI FUL KECUALI BAB IV M. ZACKY - M. ZACKY Ilmu Alquran dan Tafsir S1.pdf - Published Version Download (3MB) | Preview |
|
|
Text (BAB HASIL)
SKRIPSI BAB IV M. ZACKY - M. ZACKY Ilmu Alquran dan Tafsir S1.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (971kB) |
||
|
Text (SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI)
SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI - M. ZACKY Ilmu Alquran dan Tafsir S1.pdf - Published Version Download (413kB) | Preview |
Abstract
ABSTRAK Skripsi ini berjudul Tamsil Hati Seperti Batu dalam QS. al-Baqarah: 74 Menurut Perspektif Zamakhsyari dan Zaghlul An-Najjar. Penelitian ini bertujuan mengkaji dan membandingkan penafsiran Zamakhsyari dan Zaghlul an-Najjar tentang tamsil hati seperti batu dalam QS. al-Baqarah: 74. Rumusan masalah: (1) Bagaimana penafsiran QS. al-Baqarah: 74 menurut perspektif Zamakhsyari dan Zaghlul An-Najjar? (2) Bagaimana relevansi tamsil hati seperti batu dalam kehidupan modern?. Metode penelitian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif. Data penelitian: Primer dan sekunder. Teknik analisis data: content analysis, deduktif, induktif dan komparatif. Hasil penelitian: (1) Penafsiran QS. al-Baqarah: 74 menurut perspektif Zamakhsyari secara balaghah (retoris): gambaran kondisi psikologis dan spiritual yang sangat buruk karena penolakan terhadap kebenaran, kebiasaan berdusta, tidak peduli peringatan serta kebanggaan terhadap dosa. Menurut Zaghlul An-Najjar dari sisi spiritual, tentang kondisi hati manusia yang sangat keras karena menolak tadabbur, pengetahuan tanpa spiritualitas, memisahkan ilmu dari wahyu. Dari sisi ilmiah: bahwa batu-batu tertentu berkemungkinan memancarkan air. Persamaan metodologi tafsir: pendekatan ra’yi, sistematika penulisan berurut. Perbedaan: metode dan corak. Persamaan dalam penafsiran: gambaran tingkat kekerasan hati. Perbedaan: Zamakhsyari dengan aspek kebahasaan dan Zaghlul an-Najjar dengan aspek ilmiah. Persamaan sebab-sebab hati membatu: sikap menolak terhadap kebenaran dan ayat al-Qur’an. Sebab-sebab hati membatu lainnya sesuai karakteristik tafsir masing-masing. (2) Relevansi dengan kehidupan modern: penggunaan media sosial yang mengikis kepekaan hati, hoaks dan disinformasi, pemisahan ilmu dari spiritualitas, hidup dalam gaya materialistik dan individualistik, menolak tadabbur terhadap alam. Cara mengatasinya: meningkatkan tadabbur, mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan keimanan, menghindari kebohongan dan hoaks, melatih kepekaan sosial dan empati, menjaga spiritualitas. Kata Kunci: Tamsil, Hati, Batu, Zamakhsyari, Zaghlul An-Najjar.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 000 Karya Umum | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Ilmu Alqur'an dan Tafsir | ||||||||||||
| Depositing User: | Ms. Ernawati | ||||||||||||
| Date Deposited: | 07 Jul 2025 08:04 | ||||||||||||
| Last Modified: | 07 Jul 2025 08:04 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/89545 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
