MUHAMMAD AMMAR BIN AZLAN, - (2025) TINJAUAN MAQASHID SYARIAHTERHADAP PELAKSANAAN PERCERAIANSECARA FAST TRACKDI MAHKAMAH RENDAH SYARIAH SEPANG NEGERI SELANGOR. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
|
Text (BAB GABUNGAN)
SKRIPSI MUHAMMAD AMMAR BIN AZLAN - ammar azlan.pdf - Published Version Download (3MB) | Preview |
|
|
Text (BAB HASIL)
BAB IV - ammar azlan.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
||
|
Text (SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI)
pernyataan upload ammar - ammar azlan.pdf - Published Version Download (527kB) | Preview |
Abstract
Tinjauan Maqashid Syariah Terhadap Pelaksanaan Perceraian Secara Fast Track Di Mahkamah Rendah Syariah Sepang Negeri Selangor Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya pelaksanaan perceraian secara Fast Track di Mahkamah Rendah Syariah Sepang yang merupakan inovasi dalam prosedur perceraian di Mahkamah Syariah. Proses ini memberikan kemudahan dan kecepatan kepada pasangan suami istri yang telah sepakat untuk bercerai tanpa sengketa, dengan tetap menjaga prinsip keadilan dan kepatuhan terhadap hukum syara’. Tujuan dari penelitian ini adalah: pertama, untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan perceraian secara Fast Track di Mahkamah Rendah Syariah Sepang. Kedua, untuk mengetahui bagaimana tinjauan maqashid syariah terhadap pelaksanaan tersebut. Penelitian lapangan ini dilakukan di Mahkamah Rendah Syariah Sepang dengan pendekatan maqashid syariah untuk menilai kesesuaian prosedur perceraian Fast Track dengan tujuan syariat Islam. Subjeknya meliputi hakim, asisten pejabat, staf pembantu Syariah, dan pasangan cerai Fast Track, sedangkan objeknya adalah pelaksanaan prosedur perceraian tersebut. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, berasal dari informan dan literatur. Data dianalisis dengan metode content analysis untuk menemukan makna dan pola, kemudian disajikan secara deskriptif, deduktif, dan induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, pelaksanaan perceraian secara Fast Track dilakukan melalui prosedur yang singkat, tidak berbelit-belit, dan sangat bergantung pada kesepakatan kedua belah pihak serta kelengkapan dokumen. Pelaksanaan ini memberikan kemaslahatan dengan mencegah konflik berkepanjangan dan meminimalkan dampak psikologis maupun ekonomi. Kedua dalam perspektif maqashid syariah, mekanisme ini telah memenuhi lima prinsip utama, yaitu menjaga agama (hifz al-din), jiwa (hifz al-nafs), akal (hifz al-‘aql), keturunan (hifz al-nasl), dan harta (hifz al-mal). Dengan demikian, perceraian secara Fast Track merupakan bentuk ijtihad kontemporer yang sesuai dengan tujuan utama syariat Islam dalam mewujudkan kemaslahatan dan menghindari kemudaratan. Kata Kunci: Maqashid Syariah, Perceraian, Fast Track, Mahkamah Syariah, Kemaslahatan
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.5 Etika Islam, Praktik Keagamaan > 297.577 Perkawinan Menurut Islam, Pernikahan Menurut Islam, Munakahat | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhsiyah) | ||||||||||||
| Depositing User: | Mrs Rina Amelia - | ||||||||||||
| Date Deposited: | 07 Jul 2025 03:09 | ||||||||||||
| Last Modified: | 07 Jul 2025 03:09 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/89457 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
