Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

KESAKSIAN JIWA DALAM AL-QUR’AN: KAJIAN TAFSIR Al- AZHAR KARYA BUYA HAMKA TERHADAP QS. AL-A’RAF 172

ADE ALFINO HENDRI, - (2025) KESAKSIAN JIWA DALAM AL-QUR’AN: KAJIAN TAFSIR Al- AZHAR KARYA BUYA HAMKA TERHADAP QS. AL-A’RAF 172. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img]
Preview
Text (BAB GABUNGAN)
SKRIPSI LENGKAP KECUALI BAB IV - ADE ALFINO HENDRI ILMU ALQURAN DAN TAFSIR.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview
[img] Text (BAB HASIL)
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN - ADE ALFINO HENDRI ILMU ALQURAN DAN TAFSIR.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img]
Preview
Text (SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI)
PERNYATAAN - ADE ALFINO HENDRI ILMU ALQURAN DAN TAFSIR.pdf - Published Version

Download (89kB) | Preview

Abstract

Skripsi ini membahas kesaksian jiwa dalam Al-Qur’an dengan fokus pada Surah Al-A’raf ayat 172 melalui penafsiran Buya Hamka dalam Tafsir Al-Azhar. Ayat tersebut merupakan ayat penting yang menjelaskan tentang perjanjian primordial antara Allah dan ruh manusia sebelum kelahiran. Penelitian ini bertujuan untuk menggali bagaimana Buya Hamka memahami ayat tersebut serta mengaitkannya dengan dimensi fitrah, spiritualitas, dan tanggung jawab keimanan manusia. Rumusan Masasalah dari penelitian ini adalah Bagaimana Penafsiran Surah Al-A’raf ayat 172 mengenai kesaksian jiwa melalui Tafsir Al-Azhar Buya Hamka dan apa relevansi pemahaman Buya Hamka terhadap kesaksian jiwa bagi penguatan fitrah dan tanggung jawab spiritual manusia dalam kehidupan modern? Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dengan metode tafsir tematik, yang memusatkan perhatian pada tema sentral kesaksian jiwa dan relevansinya dalam kehidupan manusia. Buya Hamka dalam tafsirnya menjelaskan bahwa ayat ini menunjukkan bahwa manusia sejak awal telah mengakui keberadaan dan keesaan Allah. Menurut Hamka, kesaksian ini bukanlah peristiwa simbolik semata, tetapi hakikat metafisis yang menjadi landasan bagi pertanggungjawaban moral manusia di dunia. Buya Hamka mengaitkan ajaran Al-Qur’an dengan kehidupan modern serta kebutuhan spiritual masyarakat kontemporer. kesaksian jiwa menjadi penting karena menggambarkan hubungan langsung antara manusia dan Allah yang bersifat abadi dan mendalam. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa tafsir Buya Hamka terhadap QS. Al-A’raf ayat 172 memberi kontribusi signifikan dalam memahami dimensi spiritual manusia dalam Islam. Penekanan pada fitrah dan tanggung jawab eksistensial memberikan ruang refleksi bagi pembaca untuk kembali kepada nilai-nilai tauhid dan kesadaran akan ikatan awal mereka dengan Sang Pencipta Kata kunci: Kesaksian jiwa, QS. Al-A’raf: 172, Buya Hamka, Tafsir Al-Azhar, fitrah, spiritualitas.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorSuja'i Sarifandi, -2005037001asyuja@gmail.com
Thesis advisorSukiyat, -2010107001sukiyat@uin-suska.ac.id
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.1 Sumber-sumber Agama Islam, Kitab Suci Agama Islam > 297.1226 Tafsir Al-Qur'an, Ilmu Tafsir
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Ilmu Alqur'an dan Tafsir
Depositing User: Ari Eka Wahyudi
Date Deposited: 04 Jul 2025 01:44
Last Modified: 04 Jul 2025 01:44
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/89333

Actions (login required)

View Item View Item