MUHD HAMBALI BIN ZULKIFLI, - (2025) PROBLEMATIKA PERCERAIAN USIA MUDA DI PULAU PINANG MALAYSIA: DITINJAU DALAM PERSPEKTIF MAQASID ASY-SYARIAH. Disertasi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
|
Text (BAB GABUNGAN)
TANPA BAB HASIL - Muhd hambali bin zulkifli.pdf - Published Version Download (4MB) | Preview |
|
|
Text (BAB HASIL)
BAB HASIL - Muhd hambali bin zulkifli.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (969kB) |
||
|
Text (SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI)
SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI - Muhd hambali bin zulkifli.pdf - Published Version Download (394kB) | Preview |
Abstract
Perceraian pada usia muda di Pulau Pinang, Malaysia, telah menjadi fenomena yang mengkhawatirkan dengan implikasi sosial dan ekonomi yang kompleks. Disertasi ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemberdayaan keluarga dalam menghadapi masalah perceraian usia muda di Pulau Pinang melalui perspektif maqasid asy-syariah. Pendekatan maqasid asy-syariah, yang berfokus pada perlindungan lima prinsip dasar (agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta), menawarkan kerangka kerja yang komprehensif untuk menangani isu-isu yang timbul dari perceraian dan meningkatkan kesejahteraan individu dan keluarga. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melibatkan wawancara mendalam dengan pasangan muda yang bercerai, konselor pernikahan, dan ahli hukum Islam di Pulau Pinang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurangnya persiapan pra-nikah, komunikasi yang buruk, dan tekanan ekonomi menjadi faktor utama penyebab perceraian usia muda. Selain itu, stigma sosial dan dampak psikologis terhadap anak-anak dan pasangan yang bercerai juga menjadi masalah signifikan. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini mengusulkan beberapa strategi pemberdayaan keluarga yang berlandaskan maqasid asy-syariah. Pertama, program pendidikan pra-nikah yang komprehensif untuk memperkuat keterampilan komunikasi dan manajemen konflik. Kedua, peningkatan akses ke layanan konseling dan dukungan psikologis. Ketiga, pengembangan keterampilan ekonomi untuk meningkatkan kemandirian finansial pasangan muda. Keempat, kampanye kesadaran dan pendidikan tentang hak-hak hukum dalam pernikahan dan perceraian. Kelima, pembangunan jaringan dukungan komunitas yang kuat. Implementasi strategi-strategi ini diharapkan dapat membantu pasangan muda di Pulau Pinang menghadapi tantangan perceraian dengan lebih baik, mengurangi dampak negatifnya, dan meningkatkan kesejahteraan keluarga sesuai dengan prinsip-prinsip maqasid asy-syariah. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam upaya meningkatkan kualitas hidup dan keharmonisan sosial di masyarakat.
| Item Type: | Thesis (Disertasi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 000 Karya Umum | ||||||||||||
| Divisions: | Program Pascasarjana > S3 > Hukum Keluarga | ||||||||||||
| Depositing User: | Mr Eko Syahputra | ||||||||||||
| Date Deposited: | 02 Jul 2025 05:53 | ||||||||||||
| Last Modified: | 02 Jul 2025 05:53 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/89202 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
