Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

PELAKSANAAN PASAL 7 AYAT 3 PERATURAN MENTERI PERTANIAN NOMOR 18 TAHUN 2021 MENGENAI PEMBANGUNAN 20% LAHAN KEBUN PLASMA KELAPA SAWIT UNTUK MASYARAKAT SEKITAR PERKEBUNAN PERSPEKTIF FIQH SIYASAH (Studi di Desa Batu Sondat Kecamatan Batahan Kabupaten Mandailing Natal)

MUHAMMAD AMAR ZAKI, - (2025) PELAKSANAAN PASAL 7 AYAT 3 PERATURAN MENTERI PERTANIAN NOMOR 18 TAHUN 2021 MENGENAI PEMBANGUNAN 20% LAHAN KEBUN PLASMA KELAPA SAWIT UNTUK MASYARAKAT SEKITAR PERKEBUNAN PERSPEKTIF FIQH SIYASAH (Studi di Desa Batu Sondat Kecamatan Batahan Kabupaten Mandailing Natal). Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img]
Preview
Text
SKRIPSI MUHAMMAD AMAR ZAKI - Muh.AmarZaki.pdf

Download (4MB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB IV - Muh.AmarZaki.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
surat pernyataan upload - Muh.AmarZaki.pdf

Download (347kB) | Preview

Abstract

ABSTRAK Muhammad Amar Zaki,(2025): Pelaksanaan Pasal 7 Ayat 3 Peraturan Menteri Pertanian Nomor 18 Tahun 2021 Mengenai Pembangunan 20% Lahan Kebun Plasma Kelapa Sawit Untuk Masyarakat Sekitar Perkebunan Perspektif Fiqh Siyasah (Studi di Desa Batu Sondat Kecamatan Batahan Kabupaten Mandailing Natal). Penelitian ini dilatar belakangi oleh kewajiban Perusahaan kelapa sawit melalui Menteri Pertanian untuk menyediakan lahan plasma bagi masyarakat sekitar perkebunan minimal 20% dari total luas perkebunan perusahaan. Adapun yang menjadi permasalahan dalam penelitian ini adalah: 1. Bagaimana Pelaksanaan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 18 Tahun 2021 di Kebun Plasma Kelapa Sawit desa Batu Sondat, Kecamatan Batahan,Kabupaten Mandailing Natal 2. Apa yang menjadi Akar Permasalahan dalam Pembangunan Lahan Kebun Plasma Kelapa Sawit di desa Batu Sondat, Serta 3. Bagaimana Perspektif Fiqh Siyasah terhadap Pengelolaan Lahan Kebun Plasma Kelapa Sawit di desa Batu Sondat. Dalam penelitian ini, penulis menerapkan jenis riset lapangan (Field Resech), yang berlokasi di desa Batu Sondat, Kecamatan Batahan Kabupaten Mandailing Natal. Metode pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, Angket dan wawancara, serta dokumentasi. Para informan dalam studi ini mencakup staf kantor Unit Kebun Plasma Madina, pengurus KUD, serta masyarakat setempat. Analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian memperlihatkan bahwa Menurut Peraturan Menteri Pertanian Nomor 18 Tahun 2021 Pasal 7 ayat 3, Perusahaan Kelapa Sawit PTPN IV Regional II (Inti) dalam membangunan perkebunan masyarakat sekitar (plasma) di Desa Batu Sondat Masih Kurang Optimal, Meskipun secara administrasi Perusahaan sudah memaksimalkan pelaksanaannya. Penelitian ini dapat disimpulkan, Bahwa dalam Pelaksanaan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 18 Tahun 2021 Pasal 7 ayat 3 Perusahaan sudah merealisasikan sesuai dengan standar teknis yang berlaku, kemudian yang menjadi akar permasalahan dalam pembangunan kebun plasma yaitu, karena perbedaan pandangan antara perusahaan dan masyarakat sekitar perkebunan dalam menafsirkan kebijakan yang dibuat. Jadi jika dilihat dari sudut pandang fiqh siyasah, yang mana dalam penelitian ini menggunakan siyasah Tanfiziyah. walaupun belum sepenuhnya optimal kebijakan yang dibuat pemerintah kepada perusahaan kelapa sawit untuk membangun kebun plasma kepada masyarakat Batu Sondat sudah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan sejalan dengan prinsip fiqh siyasah yaitu maslahah mursalah. Kata Kunci : Kebun Plasma, Perspektif, Fiqih Siyasah

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorZULFAHMI BUSTAMI, -2001017101zulfahmi.bustami@uin-suska.ac.id
Thesis advisorZULFAHMI, -2001017101zulfahmi@uin-suska.ac.id
Subjects: 000 Karya Umum
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Tata Negara (Siyasah)
Depositing User: Mrs. Rasdanelis -
Date Deposited: 02 Jul 2025 03:29
Last Modified: 02 Jul 2025 03:29
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/89177

Actions (login required)

View Item View Item