Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

PENERAPAN SANKSI TERHADAP PEMBERI SUMBANGAN KEPADA GELANDANGAN DAN PENGEMIS BERDASARKAN PERATURAN DAERAH KOTA PEKANBARU NOMOR 12 TAHUN 2008 TENTANG KETERTIBAN SOSIAL

NUR NIATILLUTHFIYAH, - (2025) PENERAPAN SANKSI TERHADAP PEMBERI SUMBANGAN KEPADA GELANDANGAN DAN PENGEMIS BERDASARKAN PERATURAN DAERAH KOTA PEKANBARU NOMOR 12 TAHUN 2008 TENTANG KETERTIBAN SOSIAL. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img]
Preview
Text (BAB GABUNGAN)
FILE LENGKAP KECUALI HASIL PENELTIIAN (BBAIV) - Nur Niatillutfiyah.pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview
[img] Text (BAB HASIL)
FILE HASIL PENELTIIAN (BAB IV) - Nur Niatillutfiyah.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (401kB)
[img]
Preview
Text (SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI)
Surat Publikasi - Nur Niatillutfiyah.pdf - Published Version

Download (156kB) | Preview

Abstract

NUR NIATILLUTHFIYAH(2025) : PENERAPAN SANKSI TERHADAP PEMBERI SUMBANGAN KEPADA GELANDANGAN DAN PENGEMIS BERDASARKAN PERATURAN DAERAH KOTA PEKANBARU NOMOR 12 TAHUN 2008 TENTANG KETERTIBAN SOSIAL,,,,Gelandangan dan pengemis di Kota Pekanbaru jumlahnya terus bertambah, mereka berada di jalan raya, jalur hijau, persimpangan lampu merah, jembatan penyeberangan, dan di tempat-tempat umum. Pemerintah Kota Pekanbaru telah mengeluarkan Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2008 Tentang Ketertiban Sosial, yang melarang melakukan pengemisan dan gelandangan. Demikian juga melarang setiap orang memberikan sumbangan dalam bentuk uang atau barang kepada gelandangan dan pengemis. Namun kenyataan di lapangan masih ada masyarakat atau pengendara yang memberikan sumbangan kepada gelandangan dan pengemis, hal ini dapat mendatangkan permasalahan karena jumlah pengemis dan gelandangan dapat bertambah. Oleh karena itu penulis membahas tentang penerapan sanksi pidana terhadap pemberi sumbangan kepada pengemis dan gelandangan berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2008. Penelitian ini adalah penelitian hukum sosiologis, dengan pendekatan peraturan perundang-undangan. Lokasi penilitian ini adalah di Persimpangan Lampu Merah Garuda Sakti dan Persimpangan Lampu Merah Tabek Gadang Kota Pekanbaru. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Adapun teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan analisis data dalam penelitian ini adalah analisis secara deskriptif. Dari hasil penelitian dapat diketahui, bahwa penerapan sanksi terhadap pemberi sumbangan kepada gelandangan dan pengemis di Kota Pekanbaru tidak pernah diterapkan, karena Satpol PP Kota Pekanbaru tidak melakukan penertiban dan tidak pernah memberikan sanksi kepada pemberi sumbangan, sebagaimana yang dijelaskan dalam Pasal 29 Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2008, karena dalam kenyataannya masyarakat Kota Pekanbaru masih saja memberikan sumbangan kepada gelandangan dan pengemis. Kendala dalam penerapan sanksi terhadap pemberi sumbangan, antara lain karena sulitnya melakukan pengawasan terhadap pemberi sumbangan, karena luasnya wilayah yang harus diawasi. Kemudian kurangnya dukungan dari masyarakat untuk tidak memberikan sumbangan, serta sulitnya menertibkan pemberi sumbangan, sehingga sanksi sebagaimana yang dijelaskan dalam pasal 29 Peraturan Daerah Nomor 2008 tidak dapat diterapkan, karena tidak adanya bukti untuk menjatuhkan sanksi kepada pemberi sumbangan. Kata Kunci: Penerapan, Sanksi, Pemberi, Sumbangan, Gelandangan dan Pengemis

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorFirdaus, S.H., M.H., -2129088503Firdaus@uin-suska.ac.id.
Thesis advisorJoni Alizon, S.H., M.H., -2002048801JoniAlizon@uin-suska.ac.id.
Subjects: 000 Karya Umum
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Ms. Ernawati
Date Deposited: 01 Jul 2025 07:37
Last Modified: 01 Jul 2025 07:37
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/89124

Actions (login required)

View Item View Item