ANDREW GEOVANO, - (2025) KUALITAS FISIK SILASE ECENG GONDOK (Eichchornia crassipes) YANG DIFERMENTASI DENGAN MENGGUNAKAN PROBIOTIK KOMERSIAL (PK) DENGAN LEVEL BERBEDA. Skripsi thesis, UIN SUSKA.
|
Text
Surat Pernyataan Publikasi Andrew - Andrew Varnelia.pdf Download (570kB) | Preview |
|
|
Text
SKRIPSI LENGKAP KECUALI BAB HASIL - Andrew Varnelia.pdf Download (6MB) | Preview |
|
|
Text (BAB HASIL)
BAB HASIL (IV) - Andrew Varnelia.pdf Restricted to Repository staff only Download (379kB) |
Abstract
Eceng gondok (Eichchornia crassipes) merupakan salah satu tanaman air yang banyak tumbuh di sungai, rawa-rawa, pematang sawah atau waduk. Keberadaan tanaman ini lebih sering dianggap sebagai gulma air yang merugikan manusia. Sehingga perlu dilakukan proses fermentasi terlebih dahulu untuk digunakan sebagai pakan ternak. Eceng gondok mengandung bahan kering sekitar 7%; protein kasar 11,2%; serat kasar 18,3%; BETN 57%; lemak kasar 0,9%; abu 12,6%; Ca 1,4% dan P 0,3%. ). Proses fermentasi dapat dilakukan dengan menggunakan Probiotik Komersial (PK), hal ini dikarenkan PK kaya akan mikroorganisme baik untuk mempercepat proses fermentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas fisik dari silase eceng gondok yang difermentasi menggunakan Probioitk komersial (PK) dengan level yang berbeda. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan april sampai mei 2024 di Laboratorium Nutrisi dan Teknologi Pakan Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial (5x3) dengan 2 kali ulangan, yaitu EG ( Eceng gondok) PK (Probiotik komersial ) (A0 : EG + 0% PK), (A1 : EG + 10% PK), (A2 : EG + 20% PK), (A3 : EG + 30% PK),(A4 : EG + 40% PK ) dan lama fermentasi (B0 :0 hari, B1 : 7 hari dan B2 : 14 hari). Parameter yang diukur adalah aroma, warna,tekstur, pH dan keberadaan jamur. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya interaksi antara penambahan Probioitk Komesial dan lama fermentasi yang berbeda terhadap silase Eceng Gondok. Penggunaan PK memberikan pengaruh yang sangat nyata (P<0,05) terhadap aroma,warna,tekstur dan pH tetapi tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap keberadaan jamur. Lama fermentasi yang berbeda berpengaruh sangat nyata (P<0,05) terhadap kualitas warna, aroma, tekstur dan pH . Kesimpulan dari penelitian ini Penambahan level Probioitk komersial (PK) hingga level 20% dan lama fermentasi hingga 14 hari memberikan pengaruh yang sangat nyata terhadap kualitas fisik meliputi warna, aroma, tekstur, pH dan dapat mempertahankan keberadaan jamur silase eceng gondok
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 630 Usaha Tani, Pertanian, Teknologi Pertanian | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Pertanian dan Peternakan > Peternakan | ||||||||||||
| Depositing User: | Gusneli - | ||||||||||||
| Date Deposited: | 30 Jun 2025 04:12 | ||||||||||||
| Last Modified: | 30 Jun 2025 04:20 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/89019 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
