ASYIFA AULIA TRISNA PUTRI KAMAL, - (2025) TINJAUAN FIQH JINAYAH TERHADAP PUTUSAN MAHKAMAH SYAR’IYAH BIREUEN NO. 2/JN/2024/MS.BIR TENTANG JARIMAH PELECEHAN SEKSUAL TERHADAP ANAK DIBAWAH UMUR DI KABUPATEN BIREUEN PROVINSI ACEH. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
|
Text
SKRIPSI ASYIFA AULIA TRISNA PUTRI KAMAL - Asyifa Aulia trisnaputri Kamal.pdf Download (3MB) | Preview |
|
|
Text
BAB IV - Asyifa Aulia trisnaputri Kamal.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text
pernyataan upload - Asyifa Aulia trisnaputri Kamal.pdf Download (548kB) | Preview |
Abstract
ABSTRAK Asyifa Aulia Trisna Putri Kamal (2025): Tinjauan Fiqh Jinayah Terhadap Putusan Mahkamah Syar’iyah No.2/JN/2024/Ms.Bir Tentang Jarimah Pelecehan Seksual Terhadap Anak Dibawah Umur Di Kabupaten Bireuen Provinsi Aceh Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya permasalahan pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur yang masih terjadi di berbagai daerah wilayah Aceh terkhusus Bireuen, yang mana pelakunya merupakan orang-orang terdekat seperti ayah kandung. Aceh memiliki Qanun dalam memutuskan permasalahan Jinayat. Maka dari itu, penelitian ini berlokasi pada Mahkamah Syar‟iyah Bireuen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis putusan Mahkamah Syar‟iyah No.2/JN/2024/Ms.Bir di Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh terkait jarimah pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji penerapan fiqh jinayah dalam konteks Qanun Aceh Nomor 6 tahun 2014 yang berkaitan dengan jarimah tersebut, berdasarkan keputusan yang telah diambil. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kepustakaan (Library Research). Data yang digunakan berupa data kualitatif. Pendekatan yang diterapkan yuridis normatif. Sumber data terdiri dari data primer, yaitu Putusan Mahkamah Syar‟iyah No.2/JN/2024/Ms.Bir; data sekunder dari literatur terkait Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014; serta data tersier bersumber dari internet. Analisis data dilakukan melalui analisis isi. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, mengenai pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur dapat ditarik kesimpulan, sebagai berikut: pertama, putusan ini menunjukkan komitmen Mahkamah Syar‟iyah dalam menangani perkara tersebut dengan hukuman 78 bulan bagi terdakwa ZA sebagai bentuk sanksi dan penegasan bahwa tindakan tersebut tidak dapat ditoleransi; kedua, dari tinjauan Fiqh Jinayah, pelecehan seksual merupakan pelanggaran serius yang dikenakan ta‟zir, didukung oleh Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014. Kata Kunci: Jarimah, Pelecehan Seksual, Qanun Aceh, Fiqh Jinayah
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 000 Karya Umum | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Tata Negara (Siyasah) | ||||||||||||
| Depositing User: | Mrs. Rasdanelis - | ||||||||||||
| Date Deposited: | 26 Jun 2025 08:22 | ||||||||||||
| Last Modified: | 26 Jun 2025 08:22 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/88994 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
