SELJU ALEA, - (2025) PERSEPSI PETANI SAWIT TERHADAP ZAKAT PENGHASILAN SAWIT DI DESA BANJAR XII KABUPATEN ROKAN HILIR PERSPEKTIF EKONOMI SYARIAH. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
|
Text (BAB GABUNGAN)
SKRIPSI LENGKAP KECUALI BAB HASIL - Selju Alea.pdf - Published Version Download (6MB) | Preview |
|
|
Text (BAB HASIL)
BAB HASIL (IV) - Selju Alea.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (610kB) |
||
|
Text (SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI)
Pernyataan akademis - Selju Alea.pdf - Published Version Download (578kB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya pengetahuan Petani Sawit mengenai kewajiban zakat atas hasil kebun kelapa sawit, meskipun hasil panen telah memenuhi kriteria wajib zakat menurut syariat Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengetahuan dan Persepsi Petani Sawit terhadap kewajiban zakat penghasilan dari hasil perkebunan kelapa sawit di Desa Banjar XII, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir. Permasalahan yang melatar belakangi penelitian ini adalah rendahnya tingkat kesadaran Petani Sawit dalam menunaikan zakat sawit, meskipun hasil panen telah memenuhi kriteria wajib zakat menurut ketentuan syariat Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan Petani Sawit Desa Banjar XII, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir mengenai zakat perkebunan secara umum, serta untuk mengetahui Persepsi Petani Sawit terhadap zakat penghasilan sawit dalam perspektif ekonomi syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, penyebaran angket, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar Petani Sawit belum memahami konsep zakat sawit secara utuh, termasuk ketentuan nisab, haul, kadar zakat, dan cara penyalurannya. Persepsi Petani Sawit terhadap zakat sawit masih dipengaruhi oleh faktor fungsional (informasi dan pengalaman), personal (motivasi dan keimanan), situasional (kondisi ekonomi dan pengaruh tokoh agama), serta struktural (budaya lokal dan norma sosial). Zakat sawit kerap disamakan dengan sedekah, dan tidak dihitung sesuai aturan syariah. Hal ini berdampak pada tidak optimalnya pengelolaan potensi zakat sebagai instrumen ekonomi syariah yang berkeadilan dan memberdayakan umat. Penelitian ini merekomendasikan perlunya edukasi zakat yang berkelanjutan, penguatan peran tokoh agama dan lembaga zakat, serta integrasi zakat sawit dalam program pemberdayaan ekonomi.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 300 Ilmu Sosial > 330 Ilmu Ekonomi | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Ekonomi Syari'ah | ||||||||||||
| Depositing User: | Mrs Rina Amelia - | ||||||||||||
| Date Deposited: | 24 Jun 2025 07:33 | ||||||||||||
| Last Modified: | 24 Jun 2025 07:33 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/88846 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
