BAHRUL ULUM, - (2025) ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS KERTAS PADA PROSES PRODUKSI PAPER MACHINE 1 MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA DI PT. INDAH KIAT. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
|
Text (Bab Gabungan)
SEMUA BAB KECUALI BAB 4 DAN 5 - BAHRUL ULUM Teknik Industri.pdf - Published Version Download (4MB) | Preview |
|
|
Text (Bab Hasil)
BAB 4 DAN 5 - BAHRUL ULUM Teknik Industri.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
||
|
Text (Surat Pernyataan)
CamScanner 24-06-2025 11.34 - BAHRUL ULUM Teknik Industri.pdf - Published Version Download (592kB) | Preview |
Abstract
PT. Indah Kiat Pulp & Paper (IKPP), Tbk Perawang merupakan salah satu perusahaan terbesar yang memproduksi pulp dan kertas di Indonesia. Produk cacat yang terdapat pada hasil akhir produksi kertas adalah sesuatu yang tidak di harapkan oleh perusahaan karena dapat menyebabkan kerugian (lost), penambahan biaya sebesar 750$/ton dan menghabiskan banyak waktu. Maka dari itu perlu dilakukan pengendalian kualitas agar produk cacat dapat diminimalisir sehingga dapat membuat biaya produksi lebih efisien menggunakan metode Six Sigma. Dengan mengurangi dan menghilangkan cacat dan variansi yang diterapkan dengan konsep DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, dan Control) Berdasarkan pengolahan didapatkan jenis reject yang menjadi prioritas perbaikan pada jenis reject wrinkle dan wavy. Pada Define didapatkan Critical to Quality (CTQ) dari wrinkle yakni terdapat kerutan pada permukaan kertas pada saat proses produksi maka termasuk ke dalam kategori cacat wrinkle, dan wavy yaitu Permukaan kertas bergelombang yang terjadi pada proses pengeringan dan penggulungan sehingga tidak sesuai dengan kualitas yang diinginkan. Berdasarkan Measure didapatkan rata-rata nilai sigma untuk wrinkle yakni 4,5 dan wavy yakni 4,9 dan kapabilitas proses termasuk kedalam kategori baik, namun masih diperlukan pengendalian kualias, di tahap Analyze dilihat penyebab dari kecacatan menggunakan fishbone diagram ditemukan penyebab dominan berasal dari machine. Dan pada tahap Improve dilakukan langkah perbaikan dari penyebab kecacatan menggunakan FMEA (Failure Mode Effect Analysis), dan tahap terakhir adalah Control guna melakukan pengawasan terhadap perbaikan yang telah dilakukan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | 000 Karya Umum | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Sains dan Teknologi > Teknik Industri | ||||||||
| Depositing User: | Mr. doni s | ||||||||
| Date Deposited: | 24 Jun 2025 07:06 | ||||||||
| Last Modified: | 24 Jun 2025 07:06 | ||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/88840 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
