PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN OBROLAN PAGI UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN SISWA KELAS IV SDN 006 LIMAU MANIS KECAMATAN KAMPAR KABUPATEN KAMPAR

Arniza, (2013) PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN OBROLAN PAGI UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN SISWA KELAS IV SDN 006 LIMAU MANIS KECAMATAN KAMPAR KABUPATEN KAMPAR. Skripsi thesis, Univeritas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2013_20131231PGMI.pdf

Download (386kB) | Preview

Abstract

Berdasarkan studi pendahuluan di SDN 006 Limau Manis, Kecamatan Kampar Kabupaten Kampar dijumpai gejala-gejala yang berhubungan dengan aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran PKn diantaranya: Sebanyak 17 orang siswa atau sekitar 73.9% dari 23 orang jumlah siswa tidak mau bertanya ketika proses pembelajaran berlangsung. Sebanyak 18 orang siswa atau sekitar 78% dari 23 orang jumlah siswa tidak mau mengemukakan pendapat setelah proses pembelajaran. Sekitar 20 orang atau 86% dari jumlah siswa tidak membuat catatan penting tentang meteri yang telah dijelaskan oleh guru. Adapun rumusan penelitian ini yaitu: apakah dengan penerapan metode pembelajaran obrolan pagi dapat meningkatkan keaktifan belajar PKn materi Globalisasi siswa kelas IV SDN 006 Limau Manis, Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar, dan bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan metode pembelajaran obrolan pagi dapat meningkatkan keaktifan belajar pkn materi globalisasi siswa kelas iv sdn 006 limau manis, kecamatan kampar, Kabupaten Kampar Penelitian dilakukan dalam 2 siklus dan tiap siklus terdiri dari 2 kali pertemuan. Agar penelitian tindakan kelas ini berhasil dengan baik tanpa hambatan yang mengganggu kelancaran penelitian, peneliti menyusun tahapantahapan yang dilalui dalam penelitian tindakan kelas, yaitu: 1) Perencanaan/persiapan tindakan, 2) Pelaksanaan tindakan, 3) Observasi, dan 4) Refleksi. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa Aktivitas guru pada siklus I pertemuan 1 sebesar 63% dengan kategori sedang dan pada pertemuan ketiga sebesar 69% dengan kategori cukup, dan siklus II pada pertemuan 1 sebesar 88% dengan kategori baik meningkat pada pertemuan 3 menjadi 94% dengan kategori sangat baik. Aktivitas siswa siklus I pertemuan 1 sebesar 59% dengan kategori sedang, kemudian pada pertemuan 2 sebesar 66% dengan kategori sedang dan siklus II pertemuan 1 sebesar 73% dengan kategori baik, meningkat pada pertemuan 2 dengan persentase sebesar 82% dengan kategori “baik”.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 370 Pendidikan > 372 Pendidikan Dasar > 372.2 Sekolah Dasar, SD
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Depositing User: Ms Mutiara Jannati
Date Deposited: 07 Nov 2016 09:58
Last Modified: 07 Nov 2016 09:58
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/8881

Actions (login required)

View Item View Item