TIARA ARYUN FIRANTI (2025) STUDI TERHADAP KONSEP ETIKA POLITIK MUHAMMAD NATSIR DAN APLIKASINYA DENGAN PILPRES 2024. Skripsi thesis, UNSPECIFIED.
|
Text
TANPA BAB IV-1 - TIARA ARYUN FIRANTI Aqidah dan Filsafat Islam S1.pdf - Published Version Download (3MB) | Preview |
|
|
Text
PEMBAHASAN-1 - TIARA ARYUN FIRANTI Aqidah dan Filsafat Islam S1.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only until 2025. Download (425kB) |
||
|
Text
Surat Publikasi - TIARA ARYUN FIRANTI Aqidah dan Filsafat Islam S1.pdf - Published Version Download (510kB) | Preview |
Abstract
ABSTRAK Penelitian ini membahas tentang studi terhadap konsep etika politik Muhammad Natsir dan aplikasinya dengan pilpres 2024. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep etika politik Muhammad Natsir serta melihat aplikasinya dalam konteks pemilihan presiden Indonesia tahun 2024. Studi ini dilatarbelakangi oleh adanya fenomena pelaksanaan pemilu yang masih diwarnai oleh berbagai tantangan etika, seperti politik identitas, pragmatisme, dan pelanggaran kode etik oleh penyelenggara maupun peserta pemilu. Penelitian ini membahas mengenai bagaimana etika politik menurut Muhammad Natsir, bagaimana kondisi pelaksanaan pemilihan presiden 2024, serta bagaimana proses pemilihan presiden 2024 bila dilihat dari etika politik Muhammad Natsir. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research), di mana data dikumpulkan dari berbagai sumber literatur dan dokumen terkait konsep etika politik Muhammad Natsir serta dinamika Pilpres 2024, selain itu penulis juga menggunakan metode riset berita digital melalui media sosial terkait pemilihan presiden Indonesia tahun 2024, guna menganalisis etika politik Muhammad Natsir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etika politik Muhammad Natsir menekankan pentingnya integritas, keadilan, tanggung jawab sosial, serta landasan moral dan nilai agama dalam berpolitik. Namun, pada pelaksanaan Pilpres 2024 ditemukan adanya pelanggaran etika seperti politik identitas, penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidaknetralan pejabat negara. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan etika politik Muhammad Natsir sangat relevan untuk memperbaiki kualitas demokrasi di Indonesia. Penelitian ini hanya fokus pada pemilihan umum presiden saja, belum mencakup pada pemilihan umum legislatif serta pemilihan kepala daerah.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.2 Teologi Islam, Aqaid dan Ilmu Kalam | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Ilmu Aqidah | ||||||||||||
| Depositing User: | Mr. Supliadi | ||||||||||||
| Date Deposited: | 23 Jun 2025 03:20 | ||||||||||||
| Last Modified: | 23 Jun 2025 03:20 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/88748 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
