Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

BAHAYA COITUS DALAM QS. AL-BAQARAH AYAT 222: ANALISIS TAFSIR ILMI DAN RELEVANSINYA DENGAN SAINS

KHURRATUL AKMAR, - (2025) BAHAYA COITUS DALAM QS. AL-BAQARAH AYAT 222: ANALISIS TAFSIR ILMI DAN RELEVANSINYA DENGAN SAINS. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img]
Preview
Text (BAB GABUNGAN)
Skripsi FUL KECUALI BAB IV Khurratul Akmar - KHURRATUL AKMAR Ilmu Alquran dan Tafsir S1.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview
[img] Text (BAB HASIL)
Skripsi BAB IV Khurratul Akmar - KHURRATUL AKMAR Ilmu Alquran dan Tafsir S1.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (929kB)
[img]
Preview
Text (SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI)
SURAT IZIN PUBLIKASI - KHURRATUL AKMAR Ilmu Alquran dan Tafsir S1.pdf - Published Version

Download (729kB) | Preview

Abstract

ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Bahaya Coitus dalam Qs. Al-Baqarah Ayat 222: Analisis Tafsir Ilmi dan Relevansinya dengan Sains”. Coitus merupakan persamaan kata dari jima’ yang berarti hubungan seksual. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji larangan hubungan seksual (coitus) saat haid sebagaimana disebutkan dalam QS. Al-Baqarah: 222 melalui pendekatan tafsir ilmi, serta mengaitkannya dengan temuan-temuan ilmiah dan medis modern. Peneliti menggunakan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data yang diperoleh berasal dari buku-buku, artikel jurnal dan berbagai literatur yang berkaitan dengan topik yang dibahas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tahlili dengan pendekatan kualitatif. QS. Al-Baqarah: 222 menjelaskan bahwa haid merupakan suatu "adzā" (kotoran, gangguan, dan kerugian), sehingga hubungan seksual saat haid dilarang hingga wanita suci kembali. Dari sudut pandang medis, hubungan seksual saat menstruasi berisiko menimbulkan endometriosis, infeksi jamur vagina, infeksi saluran kemih, balanitis, hingga kematian mendadak (sudden death). Dengan demikian, larangan tersebut sejalan dengan prinsip-prinsip kesehatan modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ajaran Al-Qur'an dalam ayat ini memiliki relevansi ilmiah yang kuat, serta mencerminkan aspek perlindungan terhadap kesehatan fisik dan kebersihan pasangan suami istri. Kajian ini menunjukkan bahwa nilai-nilai syariat Islam tidak hanya bersifat spiritual, tetapi juga mengandung hikmah ilmiah yang bermanfaat bagi kehidupan manusia. Kata Kunci: Coitus, Haid, Sains, Tafsir Ilmi, QS. Al-Baqarah: 222.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorALI AKBAR, -2017126401Ali.akbar@uin-suska.ac.id
Thesis advisorEDI HERMANTO, -2018078601edi.hermanto@uin-suska.ac.id
Subjects: 000 Karya Umum
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Ilmu Alqur'an dan Tafsir
Depositing User: Ms. Ernawati
Date Deposited: 20 Jun 2025 04:35
Last Modified: 20 Jun 2025 04:35
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/88731

Actions (login required)

View Item View Item