ANWAR SADAT, - (2025) UMBAR AIB RUMAH TANGGA DI MEDIA SOSIAL DALAM MASYARAKAT MUSLIM KOTA PEKANBARU PERSPEKTIF HUKUM ISLAM. Thesis thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
|
Text (BAB GABUNGAN)
TESIS ANWAR SADAT - Anwar Sadat Pekanbaru.pdf - Published Version Download (6MB) | Preview |
|
|
Text (BAB HASIL)
BAB IV - Anwar Sadat Pekanbaru.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
||
|
Text (SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI)
PERNYATAAN - Anwar Sadat Pekanbaru.pdf - Published Version Download (570kB) | Preview |
Abstract
Penulisan tesis ini dilatarbelakangi oleh para pelaku umbar aib masalah keluarga di media sosial yang dapat menyebabkan keretakan dalam hubungan keluarga. Aib yang tersebar bisa menimbulkan rasa malu dan ketidaknyamanan bagi anggota keluarga lainnya. Mengumbar masalah pribadi atau pasangan secara online dapat merusak reputasi keluarga ataupun terhadap diri sendiri. Meskipun media sosial tampaknya merupakan ruang pribadi.. Hal ini memberi dampak pada keharmonisan rumah tangga. Permasalahan dalam Tesis ini yakni apa saja faktor dan dampak bagi pelaku umbar aib rumah tangga di media sosial dalam masyarakat muslim kota Pekanbaru serta mengenai bagaimana tinjauan hukum Islam tentang pelaku umbar aib rumah tangga di media sosial dalam masyarakat muslim kota Pekanbaru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor dan dampak serta tinjauan hukum Islam mengenai pelaku pelaku umbar aib rumah tangga di media sosial dalam masyarakat muslim kota Pekanbaru. Penelitian ini berbentuk penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan teori deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, bahwasanya faktor-faktor umbar aib rumah tangga di media sosial dalam masyarakat muslim kota Pekanbaru yakni, rendahnya kepercayaan kepada pasangan atau saling kurangnya keperayaan satu sama lain, pembelaan diri salah satu pasangan yang tidak mau saling mengalah, ingin diketahui oleh banyak orang, kekecewaan yang tak mampu diungkapkan di dunia nyata, kurangnya pemahaman keislaman dan adapun dampak bagi pelaku umbar aib di media sosial yakni, mengundang kritik dan komentar negatif, dampak pada reputasi, hilangnya kepercayaan dan menyebabkan kerusakan rumah tangga. Serta hukum Islam melarang seorang muslim untuk mengumbar aib karena hal ini bertentangan dengan fungsi pasangan suami istri yang diumpamakan sebagai pakaian, sebagaimana yang dijelaskan dalam potongan Surat Al-Baqarah ayat 187. Kemudian istri yang melakukan tindakan umbar aib pasangan di media sosial, seorang istri telah melanggar hak dan kewajibannya sekaligus bertentangan dengan tujuan perkawinan menurut maqashid syarī’ah yaitu ḥifẓ al-nafs atau ḥifẓ nasab, mengenai tujuan perkawinan ialah untuk menjaga kehormatan Kata kunci: Umbar Aib, Rumah Tangga, Media Sosial, Masyarakat Muslim, Hukum Islam. "
| Item Type: | Thesis (Thesis) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 000 Karya Umum | ||||||||||||
| Divisions: | Program Pascasarjana > S2 > Hukum Keluarga | ||||||||||||
| Depositing User: | Mr Eko Syahputra | ||||||||||||
| Date Deposited: | 17 Jun 2025 04:16 | ||||||||||||
| Last Modified: | 17 Jun 2025 04:16 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/88626 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
