IMAM SAPII, - (2025) UANG HAIJURAN YANG DIBAYARKAN OLEH SUAMI KEPADA ISTRI YANG DITALAK DALAM TRADISI MASYARAKAT SUKA MAKMUR PERSPEKTIF HUKUM ISLAM. Thesis thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
|
Text (BAB GABUNGAN)
THESIS FULL - Imam Sapii.pdf - Published Version Download (3MB) | Preview |
|
|
Text (BAB HASIL)
HASIL DAN PEMBAHASA THESIS - Imam Sapii.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (696kB) |
||
|
Text (SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI)
img20250616_16344130 - Imam Sapii.pdf - Published Version Download (116kB) | Preview |
Abstract
ABSTRAK IMAM SAPII: UANG HAIJURAN YANG DIBAYARKAN OLEH SUAMI KEPADA ISTRI YANG DITALAK DALAM TRADISI MASYARAKAT SUKA MAKMUR PERSPEKTIF HUKUM ISLAM Penelitian ini berangkat dari fenomena terkait masih adanya tradisi pembayaran uang haijuran kepada istri yang ditalak yang terjadi di desa Suka Makmur Kabupaten Padang Lawas Utara. Dimana suami akan dikenakan sanksi yaitu membayar uang haijuran kalau terjadi perceraian. Dengan adanya uang haijuran ini, merupakan langkah antisipasi untuk kedua pasangan suami istri supaya tidak mudah melakukan perceraian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan uang haijuran yang dibayarkan oleh suami kepada istri yang ditalak dan menganalisis perspektif hukum Islam terkait uang haijuran yang dibayarkan oleh suami kepada istri yang ditalak dalam tradisi masyarakat desa Suka Makmur. Metode penelitian mencakup jenis penelitian yaitu penelitian lapangan (field Research) dengan pendekatan deskriptif sosiologis, sumber data yaitu primer dari hasil wawancara, data skunder berupa buku-buku dan jurnal. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi, serta subjek penelitian ini adalah beberapa informan yakni Hatobangon, Raja adat, serta beberapa pasangan rumah tangga di desa Suka Makmur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pembayaran uang haijuran harus menempuh tiga langkah yaitu, mempertemukan kedua belah pihak pasangan suami istri, mengundang raja adat Kaupaten Padang Lawas Utara, Mengadakan Musyawarah sekaligus menetapkan bentuk pembayaran uang haijuran. Menurut analisis Hukum Islam, tradisi pembayaran uang haijuran adalah keharusan dan anjuran yang sangat kuat berdasarkan konsep 'urf sebagai satu dari banyak dalil hukum dalam Islam. Sehingga atas dasar hukum ini, tradisi pembayaran uang haijuran harus dilaksanakan oleh masyarakat desa Suka Makmur karena tradisi ini merupakan kebiasaan yang baik dan boleh untuk dilaksanakn serta dilestarikan. Kata kunci: Tradisi, Uang Haijuran, Hukum Islam
| Item Type: | Thesis (Thesis) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 000 Karya Umum | ||||||||||||
| Divisions: | Program Pascasarjana > S2 > Hukum Keluarga | ||||||||||||
| Depositing User: | Mr Eko Syahputra | ||||||||||||
| Date Deposited: | 17 Jun 2025 02:17 | ||||||||||||
| Last Modified: | 17 Jun 2025 02:17 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/88611 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
